“Kita sampaikan, kan menurut putusan MK, institusi enggak bisa melaporkan, harus pribadi kalau pencemaran nama baik,” jelasnya.
Di sisi lain, Ferry Irwandi mengaku kaget mengetahui dirinya dilaporkan. Dalam unggahan Instagram @irwandiferry pada hari yang sama, ia menuliskan:
“Saya belum tahu apa-apa, tenang, saya tidak akan lari,” tulis CEO Malaka Project itu.
Hingga kini, publik masih menunggu apakah Mabes TNI akan melanjutkan laporan tersebut ke tahap resmi atau menghentikan proses hukum. Kasus ini pun terus menjadi sorotan warganet.***
Artikel Terkait
Demo 25 Agustus di DPR Ricuh, Polri Pastikan Keterlibatan TNI dalam Pengamanan Sesuai SOP yang Berlaku
Video Viral Diduga Mobil Brimob Tabrak Ojol Saat Aksi Demo, Korban Disebut Tewas dan Picu Sorotan Publik
Mahfud MD Soal Driver Ojol Tewas Dilindas Rantis Brimob di Demo 28 Agustus: Bukan Salah Pendemo atau Aparat
Tangis Ibu Pecah Saat Anies Baswedan Melayat Driver Ojol Affan Kurniawan, Korban Rantis Brimob di Demo 28 Agustus
Desakan Pemecatan Eko Patrio dan Uya Kuya Menguat, Publik Tagih Ketegasan PAN Usai Tragedi Demo Berdarah
Rumah Uya Kuya Ludes Dijarah Saat Demo Ricuh, Politikus PAN Itu Pilih Balas Dengan Sikap Tenang dan Doa
Rumahnya Jadi Sasaran Penjarahan Demo, Sri Mulyani Serukan Indonesia Tanpa Anarki dan Kebencian
AHY Ingatkan Aksi Demo Jangan Anarki, Serukan Hentikan Pengerusakan Fasilitas Umum demi Kepentingan Bersama