4 Fakta Skandal Bullying Siswi MTs di Donggala, Jilbab Dilucuti, Korban Anak Yatim hingga Mediasi Gagal

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Selasa, 16 September 2025 | 13:10 WIB
Foto Ilustrasi kasus dugaan perundungan siswi di Donggala, Sulawesi Tengah (Sulteng), berikut ini sejumlah fakta terkini di antaranya. (Freepik/freepik)
Foto Ilustrasi kasus dugaan perundungan siswi di Donggala, Sulawesi Tengah (Sulteng), berikut ini sejumlah fakta terkini di antaranya. (Freepik/freepik)

Mediapriangan.com - Kasus dugaan perundungan yang menimpa siswi Madrasah Tsanawiyah (MTs) berinisial AL di Donggala, Sulawesi Tengah (Sulteng) terus menjadi sorotan publik.

Video yang memperlihatkan korban diperlakukan secara tidak pantas oleh teman sekelasnya viral di media sosial setelah diunggah oleh akun Instagram @feedgramindo pada Senin, 15 September 2025.

Dalam video tersebut, korban terlihat mengalami perundungan dengan cara jilbab dan pakaiannya dilucuti. Aksi tersebut dilakukan di dalam kelas oleh sejumlah pelaku yang merupakan teman sekelas AL.

Baca Juga: Pilih Jalur Hukum Meski Sudah Memaafkan, Sikap Tegas Ruben Onsu Soal Dugaan Perundungan Anak Tuai Sorotan Netizen

“Para pelaku dan korban diketahui sekelas di sekolah yang sama,” demikian keterangan dalam unggahan video tersebut.

Berikut sejumlah fakta terbaru terkait kasus perundungan yang menghebohkan ini:

1. Berawal dari Tuduhan Mengadu ke Guru

Kasus bermula ketika guru menanyakan keberadaan tiga siswi yang membolos saat jam pelajaran. AL menjawab sesuai yang ia ketahui, namun jawaban itu ditafsirkan sebagai laporan kepada guru.

Baca Juga: Dul Jaelani Pilih Bungkam soal Laporan Ahmad Dhani ke Polisi Terkait Kasus Perundungan Anak, Hanya Ucap Ini

Hal tersebut memicu amarah para pelaku dan berujung pada aksi perundungan.

Kasat Reskrim Polres Donggala, Iptu Bayu, menegaskan bahwa perundungan dipicu kesalahpahaman sejumlah siswi terhadap korban.

“Jadi para pelaku perundungan keluar sekolah naik motor ke arah Desa Toaya. Pas guru nanya kepada korban, korban menjawab. Para pelaku menduga korban mengadu kepada guru,” jelas Iptu Bayu.

Baca Juga: Lita Gading Disorot Usai Ahmad Dhani Laporkan Dugaan Perundungan Anak, Begini Kronologi Kontroversinya

2. Mediasi di Polsek Sindue Gagal Damai

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X