Pemerintah juga sedang mempersiapkan program cash for work atau kerja padat karya, khususnya di sektor perhubungan dan perumahan.
Berlaku hingga Akhir 2025
Airlangga memastikan seluruh program ini akan digulirkan hingga akhir 2025 dan didukung oleh percepatan implementasi PP Nomor 28 Tahun 2025 yang berfokus pada deregulasi.
“Itu akan mulai efektif Oktober (tanggal) 5 dengan fiktif positif OSS. Jadi dengan berbagai kementerian ini sudah ada target waktunya sehingga diharapkan dengan demikian kepastian bagi usaha semakin meningkat,” tegas Airlangga.
Dengan kombinasi program ini, pemerintah menargetkan penciptaan lapangan kerja baru sekaligus memperkuat daya saing industri nasional.***
Artikel Terkait
Suara Pasha Ungu Bergetar Saat Melayat Driver Ojol Korban Rantis Brimob, Tegaskan Harus Ada yang Bertanggung Jawab
Mahfud MD Soal Driver Ojol Tewas Dilindas Rantis Brimob di Demo 28 Agustus: Bukan Salah Pendemo atau Aparat
Tangis Ibu Pecah Saat Anies Baswedan Melayat Driver Ojol Affan Kurniawan, Korban Rantis Brimob di Demo 28 Agustus
Prabowo Sampaikan Belasungkawa atas Tewasnya Driver Ojol Affan Kurniawan, Janji Pemerintah Jamin Hidup Keluarga
GoTo beri jaminan asuransi dan dukungan finansial bagi keluarga Affan Kurniawan, driver ojol korban insiden Pejompongan
Doa Bersama Pecah di Tasikmalaya, Ojol dan Mahasiswa Kompak Jaga Persatuan Indonesia
BPJS Ketenagakerjaan Serahkan Santunan Rp70 Juta untuk Keluarga Driver Ojol Affan Kurniawan yang Gugur Saat Bertugas
Heboh Isu Pergantian Kapolri Usai Tragedi Ojol, DPR Pastikan Belum Terima Surpres dari Presiden Prabowo
7 Tuntutan Ojol untuk Pemerintah: RUU Transportasi Online, Potongan Komisi 10 Persen, hingga Usut Tragedi Affan
Rincian Iuran JKK-JKM Usai Diskon 50 Persen, Ojol hingga Kurir Kini Bayar Mulai Rp8.400 dengan Banyak Manfaat