“Pada saat ruangan penuh, atensi dunia tertuju, dan pesan yang disampaikan dapat membentuk nada serta arah diskusi utama dalam Debat Umum Sidang Majelis Umum PBB,” tutur Hamdan.
Kehadiran Presiden Prabowo di panggung utama dunia sekaligus mengakhiri absennya Presiden Indonesia selama 10 tahun di forum UNGA.
Momen ini diharapkan memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu negara penting yang aktif mendorong penguatan multilateralisme serta menjadi garda depan diplomasi internasional.
“Ini merupakan penampilan langsung Presiden Indonesia di forum UNGA setelah lebih dari satu dekade, menjadi momentum penting yang menegaskan peran Indonesia di garis depan diplomasi internasional serta komitmen terhadap penguatan multilateralisme,” pungkas Hamdan.***
Artikel Terkait
Viral Isu Pencopotan Kepsek SMPN 1 Prabumulih, Wali Kota Klarifikasi dan Ajudan Prabowo Pastikan Jabatan Kembali
Djamari Chaniago Resmi Jadi Menko Polkam, Bongkar Pesan Prabowo hingga Singgung Koordinasi TNI-Polri dan Reformasi Kepolisian
Reshuffle Ketiga Kabinet Merah Putih Prabowo dalam 8 Bulan, Erick Thohir Jadi Menpora dan Kursi Strategis Bergeser
Jejak Sri Mulyani dalam Tiga Era Presiden: Dari Masuk Kabinet SBY, Kembali di Jokowi, hingga Keluar di Era Prabowo
Profil Dony Oskaria, COO Danantara yang Ditunjuk Presiden Prabowo Jadi Plt Menteri BUMN, Kekayaan Rp33,5 Miliar
PCO Resmi Bertransformasi Jadi Badan Komunikasi Pemerintah, Hasan Nasbi Digantikan Angga Raka Prabowo
Prabowo Bagikan 330 Ribu Smart TV ke Sekolah, Digitalisasi Pendidikan Jadi Fokus untuk Daerah Terpencil
Presiden Prabowo Hadiri Sidang Majelis Umum PBB ke-80, Beri Pidato Urutan Ketiga di New York