Kronologi Oknum TNI Pukul Ojol di Pontianak, Video Viral, Ojol Geruduk Mapomdam hingga Pelaku Minta Maaf

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Senin, 22 September 2025 | 10:52 WIB
Tangkapan layar insiden pria diduga oknum TNI pukul ojol di Pontianak. (Instagram/si_enchann)
Tangkapan layar insiden pria diduga oknum TNI pukul ojol di Pontianak. (Instagram/si_enchann)

Mediapriangan.com - Publik digegerkan dengan beredarnya video viral yang memperlihatkan seorang pria diduga oknum anggota TNI berinisial FA memukul pengemudi ojek online (ojol) berinisial TS di Pontianak.

Rekaman tersebut pertama kali diunggah akun Instagram @polhub.id666 pada Minggu, 21 September 2025, dan langsung menjadi perbincangan warganet.

Peristiwa itu disebut terjadi di kawasan Jalan Perum 4, Panglima Aim, Pontianak Timur, Sabtu, 20 September 2025.

Baca Juga: BPJS Ketenagakerjaan Tasikmalaya Serahkan Santunan Rp42 Juta untuk Ahli Waris Sopir Bus di Terminal Indihiang

Akibat insiden tersebut, korban mengalami luka memar di wajah dan patah pada bagian hidung sehingga harus menjalani visum di Rumah Sakit Bhayangkara Pontianak.

Kabar ini memicu gelombang solidaritas dari ratusan pengemudi ojol yang mendatangi Markas Pomdam XII/Tanjungpura, Pontianak.

Mereka menuntut agar kasus dugaan pemukulan ini diusut secara tuntas dan pelaku dihukum setimpal.

Baca Juga: Pidato Bersejarah di PBB, Prabowo Ikuti Jejak Diplomasi Ayahnya Prof. Sumitro dan Angkat Isu Multilateralisme Global

Tak lama berselang, FA akhirnya muncul dan menyampaikan permintaan maaf dalam konferensi pers di Mapomdam XII/Tanjungpura.

“Saya menyesal atas perbuatan saya. Untuk itu saya siap bertanggung jawab membantu biaya pengobatan korban sampai sembuh,” ujar FA di hadapan awak media.

Wakapendam XII/Tanjungpura, Letkol Inf Agung W. Palupi, menegaskan bahwa proses hukum tetap berjalan meski sudah ada mediasi.

Baca Juga: DPR Usul MBG Jadi Uang Tunai, Istana Tegaskan Distribusi Makanan Siap Santap Masih Skema Terbaik Saat Ini

“Hasil mediasi, proses hukum tetap berlanjut di persidangan militer. Kita tunggu hasilnya,” ucap Agung.

Salah satu perwakilan pengemudi ojol, Dede Sudirman, mengaku pihaknya sudah memaafkan pelaku namun meminta agar hukum tetap ditegakkan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X