Menkeu Purbaya Beda Haluan dengan Sri Mulyani, Ubah Pola Efisiensi Anggaran Tanpa Pangkas Belanja APBN

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Rabu, 8 Oktober 2025 | 23:10 WIB
Menyoroti perbedaan konsep efisiensi Menkeu Purbaya dengan Sri Mulyani dalam mengelola anggaran negara.   (Dok. Kemenkeu)
Menyoroti perbedaan konsep efisiensi Menkeu Purbaya dengan Sri Mulyani dalam mengelola anggaran negara. (Dok. Kemenkeu)

 

Mediapriangan.com - Menteri Keuangan (Menkeu) RI Purbaya Yudhi Sadewa memperkenalkan arah baru dalam kebijakan efisiensi anggaran negara.

Dalam pernyataannya, ia menegaskan efisiensi tidak lagi identik dengan pemangkasan atau pemblokiran belanja kementerian/lembaga, seperti pola lama yang kerap diterapkan pendahulunya Sri Mulyani Indrawati.

Purbaya menyebut efisiensi sejati justru memastikan setiap dana publik digunakan tepat sasaran dan tidak mengendap di kas negara.

Baca Juga: Profil Anggito Abimanyu, Wamenkeu yang Resmi Ditunjuk Prabowo Jadi Ketua LPS dengan Mandat Baru Sektor Keuangan

“Coba define menurut anda efisiensi itu apa? (Mengurangi anggaran K/L) bukan efisiensi. Itu potong anggaran,” ujarnya di Kementerian Keuangan Republik Indonesia, Jakarta, Selasa (7/10/2025).

Ia menambahkan, strategi ini fokus pada pengaturan ulang arus kas (cash management), bukan mengubah struktur anggaran.

Dana yang tidak segera digunakan akan dipindahkan ke pos lain yang lebih membutuhkan, sehingga tidak membebani keuangan negara dengan bunga utang.

Baca Juga: Pencopotan Kajari Jakarta Barat Hendri Antoro, Terungkap Dugaan Aliran Dana Rp500 Juta dari Kasus Fahrenheit

“Setiap Rp100 triliun nganggur, saya bayar Rp6 triliun. Kalau nganggur Rp400 triliun, saya bayar Rp24 triliun. Saya bayar bunga untuk uang yang nggak dipakai,” jelas Purbaya.

Pendekatan Baru: Tanpa Pemblokiran Anggaran

Dalam arah kebijakan fiskalnya, Purbaya menolak pola lama berupa pembintangan atau pemblokiran anggaran. Menurutnya, cara tersebut hanya menimbulkan ketidakpastian dan memperlambat realisasi belanja negara.

“Enggak. Nanti kalau nggak mampu, coret aja sekalian. Gak usah bintang-bintangan,” tegasnya.

Purbaya meyakini langkah ini akan mempercepat penyerapan anggaran serta meningkatkan efektivitas APBN.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X