“Enak, bagus, nyaman,” ujar salah satu penumpang.
Penumpang lain mengucapkan terima kasih kepada petugas kereta. “Senang banget, terima kasih ya, pak,” tuturnya.
Warganet turut memberikan respons positif, menyambut hadirnya layanan ramah petani dan pedagang ini.
Akun @buna_arafat berkomentar, “Turut senang deh lihatnya, sehat-sehat ibu, laris manis jualannya.”
Akun @niatututrflx menambahkan, “Alhamdulillah mobilitas buat para pencari rezeki jadi makin mudah sekarang.”
Mereka menilai tarif Rp3.000 sangat membantu meningkatkan mobilitas usaha masyarakat kecil.
Masukan untuk Layanan agar Semakin Optimal
Di sisi lain, sejumlah warganet juga memberikan masukan untuk pengembangan fasilitas tersebut. “Kenapa enggak sampai Jakarta sekalian?” tanya akun @trihartonotranspo.
Sementara itu, akun @fadlun.fadd menyarankan perbaikan fasilitas, “Pintunya (red. seharusnya) dibikin kayak cargo yang digeser.”
Hadirnya kereta khusus petani-pedagang merupakan langkah awal KAI menyediakan akses murah bagi pedagang serta memperkuat ekosistem transportasi yang mendukung produktivitas masyarakat.
Layanan ini diharapkan mampu membantu pemerataan ekonomi, sekaligus mempermudah distribusi hasil pertanian di wilayah Banten dan sekitarnya.***
Artikel Terkait
IFG Resmi Tutup Program Kindness to Progress 2025 di Desa Ngabab, Dorong UMKM hingga Pengolahan Sampah Berkelanjutan
OJK Terbitkan POJK UMKM, Wajibkan Bank dan LKNB Dorong Pembiayaan Demi Percepatan Pemulihan Ekonomi
IM3 Perkuat Jaringan di Tasikmalaya, Sinyal Kuat dan Aman Bikin UMKM dan Warga Priangan Timur Lebih Produktif
BGN Gandeng UMKM Lokal dan Larang Produk Kemasan untuk MBG, Respons Menu Burger dan Spaghetti Disorot
Indosat dan HiFi Perkuat UMKM di Festival Kuliner Bandung 2025, Transaksi Cashless Aman hingga Ribuan Pengunjung
17,5 Juta Pekerja UMKM Telah Terlindungi BPJS Ketenagakerjaan, Pemerintah Dorong Sektor UMKM Naik Kelas
Pernyataannya Soal Produk Tiruan Tuai Kecaman, Menteri UMKM Maman Abdurrahman Akui Keliru dan Minta Maaf
Gurita Minimarket, Produk Impor, dan Judol, UMKM di Desa Terjepit Ancaman Berkepanjangan
IFG Synergy Day 2025 Dorong Pertumbuhan UMKM Binaan, Bukti Nyata Sinergi dan Dampak Ekonomi Positif
Pertumbuhan Kredit UMKM Merosot, Perry Warjiyo Beberkan Analisis Bank Indonesia Soal Penurunan Oktober 2025