Dalam kesempatan tersebut, Robben Rico turut membagikan kisah salah satu siswi Sekolah Rakyat Menengah Pertama 19 Efata Kupang, Nusa Tenggara Timur, bernama Sofia Rorista Angel. Kisah tersebut menjadi gambaran dampak nyata Sekolah Rakyat bagi anak-anak dari wilayah tertinggal.
Dalam cuplikan video yang ditayangkan, Sofia menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Presiden Prabowo atas kehadiran Sekolah Rakyat di daerahnya.
“Terimakasih Bapak Presiden, sudah perhatikan kami anak-anak terpinggir dari Timur," ungkap Sofia.
"Saya tahu Bapak sibuk urus negara tapi masih sempat urus kami untuk sekolah. Bagi saya, Bapak seperti orang tua yang sudah angkat saya dari tempat yang gelap dan taruh saya di tempat yang terang," sambungnya.
Menanggapi hal tersebut, Sekjen Kemensos Robben Rico menegaskan bahwa hasil dari program Sekolah Rakyat memang tidak instan dan memerlukan proses panjang.
Baca Juga: 15.000 Laptop dan Seragam Dibagikan, Program Sekolah Rakyat Kemensos Jadi Sorotan Publik
"Saya bersyukur, Pak Presiden berfokus pada hulunya, bukan pada hilirnya," terang Robben Rico.
"Memang sangat butuh waktu untuk kita bisa melihat hasilnya, tapi saya yakin dan percaya, anak-anak ini akan menjadi orang-orang yang lebih baik," tandasnya.***
Artikel Terkait
Prabowo Subianto Canangkan Program Sekolah Rakyat Gratis, Fokus pada Anak Kurang Mampu dengan Sistem Boarding School
Presiden Prabowo Gelar Ratas Virtual Bahas Sekolah Rakyat hingga Cuaca Ekstrem, Jelang Lawatan ke Belgia
Pembangunan Sekolah Rakyat Tahap 1C Dimulai, Kementerian PU Targetkan Rampung Akhir Agustus 2025, Ini Progresnya!
143 Guru Sekolah Rakyat Mundur, Mensos Saifullah Yusuf Pastikan Pengganti Siap Mengajar Tanpa Ganggu Belajar
Sri Mulyani Ungkap Alokasi Rp7 Triliun untuk Sekolah Rakyat, Prabowo Siapkan Kenaikan Anggaran Tahun Depan
15.000 Laptop dan Seragam Dibagikan, Program Sekolah Rakyat Kemensos Jadi Sorotan Publik