Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Aan Suhanan, menyarankan masyarakat memanfaatkan fleksibilitas tersebut agar arus balik Lebaran lebih merata.
“Kami imbau masyarakat untuk bisa memanfaatkan waktu WFA yang diberikan agar bisa kembali pada tanggal 25, 26 atau 27 Maret,” katanya.
Selain pengaturan waktu perjalanan, pengguna jalan juga diimbau memperhatikan durasi istirahat di rest area. Pembatasan waktu berhenti menjadi penting agar tidak terjadi penumpukan kendaraan di titik layanan.
“Kami juga mengingatkan kepada masyarakat untuk menggunakan rest area sebaik-baiknya. Maksimalkan waktu 30 menit supaya bisa bergantian dengan yang lainnya atau maksimalkan tempat istirahat yang juga berada di luar jalur tol,” tambah Aan.***
Artikel Terkait
Mudik Gratis Pupuk Kujang Diserbu Pemudik, Pedagang Cuanki Akui Hemat Biaya Hingga Jutaan Rupiah
Arus Mudik Lebaran 2026, Jalur Padang Bukittinggi Siap 24 Jam, Lembah Anai dan Sitinjau Lauik Dikebut
Mudik Nyaman Bersama BUMN, IFG Group Berangkatkan 25.304 Pemudik untuk Mudik Lebaran 2026
Seorang Istri Tertinggal di Rest Area Cipali saat Mudik Lebaran 2026, Begini Aksi Polisi Mengantarnya ke Keluarga
Macet Parah Jalur Selatan Jabar Saat Arus Mudik Lebaran, Bandung Tasikmalaya Tembus 8 Jam
Ngantuk Saat Mudik Lebaran, Anak Terpisah dari Orang Tua di Tasikmalaya, Polisi Bertindak Cepat