Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Meninggal Dunia Usai Deklarasi SWSI, Komunitas Pers Nasional Berduka

photo author
Asep M.S, Media Priangan
- Sabtu, 18 April 2026 | 15:45 WIB
Pers nasional kehilangan sosok dedikatif. Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang meninggal dunia pada Sabtu dini hari di RS Budi Kemuliaan Jakarta. (Dok. AMS)
Pers nasional kehilangan sosok dedikatif. Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang meninggal dunia pada Sabtu dini hari di RS Budi Kemuliaan Jakarta. (Dok. AMS)

Kronologi Berpulangnya Tokoh Pers Nasional Zulmansyah Sekedang

JAKARTA, Mediapriangan.com - Industri media tanah air sedang dirundung duka yang mendalam. Tokoh organisasi wartawan, Zulmansyah Sekedang, yang menjabat sebagai Sekjen PWI Pusat, dikabarkan meninggal dunia pada Sabtu (18/4/2026) dini hari.

Kepergian Zulmansyah Sekedang yang mendadak ini mengejutkan rekan sejawat, mengingat almarhum masih aktif menjalankan tugas organisasi hingga beberapa jam sebelum mengembuskan napas terakhir.

Peristiwa pilu ini bermula saat almarhum menghadiri peluncuran Serikat Wartawan Senior Indonesia (SWSI) di Kampus LSPR, Jakarta, pada Jumat malam. Setelah agenda tersebut, ia sempat bersantai sejenak bersama kolega di kawasan Jalan Jaksa.

Baca Juga: HPN 2026, PWI Jabar Soroti Imbas KUHP Baru terhadap Ruang Gerak Pers

Namun, keceriaan malam itu berubah menjadi situasi darurat ketika Zulmansyah Sekedang mendadak mengeluhkan sesak dada yang hebat disertai kondisi tubuh yang melemas.

Detik-Detik Penanganan Medis

Upaya penyelamatan segera dilakukan dengan membawa Sekjen PWI Pusat tersebut ke Unit Gawat Darurat RS Budi Kemuliaan. Berdasarkan pemeriksaan tim medis, ia dikonfirmasi mengalami serangan jantung.

Gejala klinis yang muncul berupa mual dan sesak napas memang menunjukkan indikasi gangguan kardiovaskular serius, yang diperkuat dengan adanya riwayat medis serupa pada masa lalu.

Baca Juga: PWI Jabar Sentil Pemkab Indramayu, Usir Wartawan dari Graha Pers, Tanda Kemerdekaan Pers Sedang Dibungkam?

Meski pihak rumah sakit telah merencanakan rujukan ke RS Jantung Harapan Kita untuk penanganan spesialis yang lebih intensif, takdir berkata lain.

Tepat pada pukul 00.10 WIB, sosok yang menjadi pilar bagi pers nasional ini dinyatakan wafat.

Kehilangan Besar Bagi Jurnalisme Indonesia

Kepergian almarhum meninggalkan lubang besar dalam struktur organisasi PWI Pusat. Dedikasinya dalam membina profesi wartawan di Indonesia diakui oleh banyak pihak sebagai warisan yang berharga bagi generasi penerus.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X