Kemhan Ungkap Penyebab Meninggalnya 5 Peserta SPPI, Seluruhnya Telah Ditangani Sesuai Prosedur Medis

photo author
Dede Farhan Kamil, Media Priangan
- Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:11 WIB
Latsarmil calon manajer untuk KDKMP/KNMP.  (Instagram/puskompetensi_bela_negara)
Latsarmil calon manajer untuk KDKMP/KNMP. (Instagram/puskompetensi_bela_negara)

Baca Juga: Kondisi YTR Korban Penyekapan di Bandung Terus Membaik, Tim Dokter RSHS Fokus Pulihkan Fisik dan Psikis

Pemeriksaan lanjutan di RSAU dr. Esnawan Antariksa menunjukkan Novia menderita tuberkulosis (TBC) yang memerlukan perawatan intensif di ICU hingga akhirnya meninggal dunia.

Pneumonia dan Henti Jantung

Peserta keempat, Muhammad Rifki Renaldi Gunawan dari Satdik Yonparako 465 Halim Perdanakusuma, awalnya mengalami sesak napas dan lemas.

Meski sempat membaik, kondisinya kembali menurun pada malam hari hingga dirawat intensif di ICU. Berdasarkan resume medis, penyebab kematiannya berkaitan dengan pneumonia yang disertai komplikasi medis.

Baca Juga: Polisi Ungkap Fakta Baru Kasus Judol Hayam Wuruk, 287 WNA Jadi Tersangka dan Deposit Tembus Rp13,9 Triliun

Kemhan juga menyebut terdapat riwayat hipertensi dan obesitas yang menjadi bagian dari evaluasi medis terhadap almarhum.

Sementara peserta kelima, Nola Dya Sari dari Satdik Dodik Bela Negara Kalimantan, sempat mengikuti kegiatan belajar tanpa keluhan.

Namun pada sore hari ia mengalami sesak napas dan tubuh terasa panas sehingga segera dirujuk ke rumah sakit.

Dalam proses penanganan medis, Nola mengalami henti jantung. Tim medis telah melakukan tindakan resusitasi jantung dan kardioversi, namun nyawanya tidak berhasil diselamatkan.

Baca Juga: Curug Cibaliung, Wisata Bogor yang Dijuluki Green Canyon dengan Air Jernih Hijau Kebiruan

Evaluasi Tetap Dilakukan

Kemhan menegaskan seluruh peserta yang meninggal telah mendapatkan pelayanan kesehatan sesuai standar penanganan medis yang berlaku.

Pemerintah juga memastikan setiap kejadian akan menjadi bahan evaluasi guna meningkatkan sistem pengawasan kesehatan peserta selama mengikuti pendidikan dan latihan, sehingga pelaksanaan program SPPI ke depan dapat berlangsung lebih optimal dengan mengutamakan aspek keselamatan seluruh peserta.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Dede Farhan Kamil

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X