Baca Juga: Prabowo Tegas soal Pejabat yang Rugikan Rakyat, Korupsi Tak Ditoleransi dan Menteri Diminta Kompak
Menurutnya, data yang konkret diperlukan agar evaluasi program dapat diarahkan pada persoalan yang benar-benar terjadi di lapangan.
"Angkanya berapa kalau di UI? Kalau enggak punya angka, jangan bicara terlalu jauh," sambungnya.
Ajakan tersebut mendapat tanggapan dari Fathimah. Wakil Ketua BEM UI itu menegaskan kritik yang disampaikan mahasiswa UI tidak semata-mata berdasarkan angka, tetapi juga berasal dari pengamatan terhadap kondisi yang terjadi secara langsung.
Baca Juga: Viral Konten Satire Mega Salsabillah soal Duit Jampidsus, Komika Ngaku Didatangi Polisi Jam 3 Subuh
"Kami melihat realitanya. Kita tidak seperti orang-orang yang mungkin punya segudang data-data akan dikeluarkan untuk men-justify pemerintah yang tidak pernah lihat realitanya," ujar Fathimah.
Menurut Fathimah, persoalan biaya pendidikan di lingkungan UI selama ini juga mendapatkan dukungan dari jaringan alumni.
Ia mengatakan keberadaan bantuan tersebut menjadi salah satu faktor yang membantu mahasiswa tetap melanjutkan pendidikan ketika menghadapi kendala finansial.
"Memang di UI terpenuhi dan sebagainya bahwa banyak sekali orang-orang mengalami kesulitan dana tidak harus keluar itu karena alumni, bukan karena peran dari pemerintah," tandasnya.***
Artikel Terkait
Kisah Haru Driver Ojol Korban Begal di Tangerang, Istri Kenang Suapan Terakhir Sebelum Maut Menjemput
Kronologi Mobil Listrik Tabrak Gedung di SCBD, Kaca Treasury Tower Pecah, Polisi Ungkap Penyelesaian Damai
Kuntadi Jadi Calon Jampidsus Pengganti Febrie Adriansyah, Ini Rekam Jejak dan Harta Kekayaannya
Menteri PU Dody Hanggodo Buka Suara soal Mutasi Pegawai dan Isu Aisyah Zakiyyah, Tantang Publik Buktikan
Penyidikan Kasus Penyiksaan YTR di Bandung Menguat, Polisi Kantongi Keterangan 31 Saksi dan Temukan Alat Siksa
Prabowo Segera Luncurkan Motor Listrik Nasional, Petani Disiapkan Jadi Pengguna Pertama Produk Anak Bangsa