Baca Juga: Bandara Soetta Tutup hingga 13.30 WIB, Penumpang Menumpuk akibat Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau
Perubahan Harga Masker Saat Pemesanan
Keluhan mengenai harga masker juga disampaikan konten kreator Angelinngel. Ia mengaku menemukan perubahan harga ketika sedang melakukan pemesanan melalui toko daring.
Menurutnya, kebutuhan masker meningkat karena masyarakat perlu melindungi diri dari abu vulkanik yang terbawa angin setelah aktivitas Gunung Anak Krakatau.
“Yang mau nimbun masker sama maskernya dihargai sampai tinggi tu maksudnya gimana sih? Dari harga awalnya cuma Rp30 ribuan tiba-tiba jadi Rp120 ribu?” ujarnya dalam video yang diunggah di Instagram.
Angelinngel mempertanyakan alasan kenaikan tersebut karena masker dibutuhkan masyarakat untuk digunakan selama kondisi udara masih terdampak abu vulkanik.
“Maksudnya gimana ya, ini kan kita lagi butuh dan maskernya untuk beberapa hari karena abu vulkanik gimana anginnya. Dibikin harga segitu? Yang bener aja,” sambungnya.
Pesanan Dibatalkan Setelah Harga Naik
Persoalan tidak hanya berkaitan dengan harga masker yang berubah. Sejumlah pengguna media sosial juga mengaku mengalami pembatalan pesanan secara sepihak setelah melakukan checkout.
Salah satu pengguna dengan akun @vaa*** menyebut telah memesan produk pada pagi hari, tetapi pada malam harinya mendapat pemberitahuan bahwa barang dinyatakan tidak tersedia.
“Gue check out produk dia pagi jam 7.40 WIB. Tiba-tiba banget malam jam 21.48 WIB di chat stok tidak ready. Kenapa sih orang orang memanfaatkan keadaan banget, menaikkan harga lalu cancel yang dapet harga lama. Itu gue check out bukan siang loh bisa-bisanya di bilang stok tidak ready,” tulis akun tersebut.
Pengalaman serupa dibagikan akun @bap**. Pembeli itu mengaku mendapatkan pembatalan pesanan dengan alasan harga mengalami kenaikan.
“Semalem gue check out terus tadi pagi di-cancel katanya naik harga. Pas liat harga barunya bener-bener naik 10x lipat,” tulis akun @bap**.***
Artikel Terkait
Gempa NTT M 7,7 Guncang Pulau Padar, Wisatawan Berpegangan hingga Warga Naik Gunung
Remaja 16 Tahun Tewas Terjatuh ke Kawah Gunung Slamet, Diduga Pijakan Tanah Amblas
Pendaki 16 Tahun Tewas di Jurang Gunung Sumbing, Terpisah saat Turun dari Puncak Sejati
Karhutla Gunung Semeru, Ranu Kumbolo Diselimuti Asap Tebal, Guide dan Relawan Buat Sekat Bakar
Erupsi Gunung Anak Krakatau Berulang, Asap Diprediksi Tembus 13 Km dan Warga Diminta Jauhi Radius 3 Km
Dentuman Misterius Bandung Raya Bikin Geger, Diduga Berkaitan dengan Erupsi Gunung Anak Krakatau