Dituntut Profesional, Tetapi Berjuang Bertahan
Di sisi lain, pers selalu ditempatkan sebagai salah satu pilar penting demokrasi.
Wartawan dituntut menjalankan fungsi kontrol terhadap kekuasaan, melakukan verifikasi informasi, melawan penyebaran hoaks, menyuarakan kepentingan publik, serta bekerja berdasarkan profesionalisme dan kode etik jurnalistik.
Tuntutan tersebut tentu membutuhkan dukungan ekosistem pers yang sehat.
Karena itu, Agus berharap pernyataan “wartawan itu nyawanya negara ini” tidak berhenti sebagai kalimat yang terdengar indah.
Menurutnya, pernyataan tersebut semestinya dapat diterjemahkan menjadi agenda nyata untuk memperkuat kehidupan pers, khususnya media dan wartawan di daerah.
Baca Juga: Presiden Prabowo Dorong Atap Ramah Lingkungan, Promedia Grup Hadirkan Ganti Atap Rumah Wartawan
Bakom Diminta Turun Mendengar Pers Daerah
Agus mengusulkan agar Bakom membuka forum dialog secara rutin dengan wartawan, media lokal dan organisasi pers.
Forum tersebut, menurutnya, tidak perlu dibatasi hanya kepada organisasi yang tercatat sebagai konstituen Dewan Pers. Sebab, di berbagai kabupaten dan kota juga terdapat organisasi pers lainnya yang selama ini aktif menjalankan kegiatan jurnalistik.
"Jangan hanya melihat data dari atas. Dengarkan langsung persoalan mereka dan petakan kondisi riil industri pers Indonesia hari ini," katanya.
Selain dialog, Bakom juga dinilai dapat mendorong program peningkatan kompetensi wartawan, transformasi digital media lokal serta memperluas akses komunikasi pemerintah secara lebih terbuka dan setara hingga ke tingkat kabupaten dan kota.
Pemerintah membutuhkan pers untuk menyampaikan informasi pembangunan kepada masyarakat. Sebaliknya, pemerintah juga membutuhkan pers untuk mendengar kritik, aspirasi dan berbagai persoalan yang terjadi di lapangan.
Baca Juga: Jangan Matikan Pers Saat Program Pemerintah Dikritik
Menjaga Wartawan, Menjaga Informasi Publik
Artikel Terkait
Istana Ganti Komando Komunikasi: Pemerintah Lawan Algoritma, Tidak Bisa Hanya Andalkan Segelintir Media Besar!
Creator Pers di Era Attention Economy, Saatnya Wartawan Berevolusi, Bukan Sekadar Bertahan
Reforma Agraria, Ujian Pemerintah Daerah
Keracunan MBG Berulang, Dapur 3.000 Porsi Disorot: Benarkah Program Ini Bawa Manfaat Ekonomi?
OTT Rektor Unsoed Buka Kotak Pandora Jalur Mandiri, KPK Beranikah Bongkar Kampus Lain?
Jangan Matikan Pers Saat Program Pemerintah Dikritik