nasional

Viral Isu Pertamax Oplosan! Pedagang Es Krim di Karawang Curhat: Korupsi Bikin Susah, Jualan Sepi, Modal Makin Berat

Kamis, 27 Februari 2025 | 07:39 WIB
Potret Pedagang Es Krim Keliling ‘Es Kita Es Krim’ di Kecamatan Cilamaya Wetan, Karawang, Aji Setiawan (tengah). (Facebook.com/@EskitaEskrim)

“Bayangkan, saya dalam sehari bisa ke empat sampai lima kecamatan berbeda. Belum kalau ada Es Krim yang kurang, saya bisa bolak-balik beberapa kali,” terang Aji.

Baca Juga: Vonis Makin Berat, Aset Tetap Disita! Ini Perbandingan Kekayaan Harvey Moeis vs Helena Lim di Skandal Korupsi PT Timah!

“Kalau saya tidak masalah, saya kuat karena demi mencukupi kebutuhan sehari-hari. Tapi kalau kendaraan saya, mereka butuh BBM dan itu tidak murah,” tegasnya.

Mengadu Nasib di Tengah Geliat Korupsi RI

Terkait kasus dugaan korupsi PT Pertamina, Aji menilai mental para koruptor itu sudah bermunculan sejak lama.

Terlebih, Aji melanjutkan terkait generasi muda yang tidak boleh mencontoh kasus-kasus korupsi yang beredar di media sosial (medsos).

Baca Juga: Penyelundupan Barang Ilegal Rp480 M Dibongkar Budi Gunawan, 4 Skandal Serupa Terungkap dalam 3 Bulan Terakhir!

"Mental koruptor memang sudah terbentuk dari lama, kita sebagai generasi muda harus belajar menanam mental yang konsisten," sebutnya.

"Konsisten usaha atau kerja yang giat agar banyak uang dan kaya raya, jadi kalau jadi pemimpin tidak doyan uang haram," lanjut Aji.

‘Pertamax Oplos’ Dinilai Efek Minim Lapangan Kerja

Dalam kesempatan yang sama, Aji menyebut kasus Pertamax oplos yang melibatkan Dirut Pertamina Riva Siahaan akibat efek minimnya lapangan kerja.

Baca Juga: Nama Jokowi Disebut dalam Skandal Suap Hasto Kristiyanto, Ini Peran Krusial Sekjen PDIP

Aji menjelaskan, minimnya lapangan kerja membuat adanya fenomena mencari keuntungan yang instan di tengah masyarakat.

"Intinya ini efek minim lapangan kerja sehingga mencari cuan (keuntungan) secara instan," terangnya.

"Korupsi (Pertamina) itu tanpa disadari berdampingan dengan aktivitas masyarakat sehari-hari, walau mereka dengan nominal kecil tapi itu sering terjadi, apalagi sebesar mereka?" tandas Aji.***

Halaman:

Tags

Terkini