“Sepertinya data saya sama dengan data Pak Tito waktu saya ke Pak Tito Senin pagi, kan Pak Tito jelaskan data di perbankan, ada beberapa angkanya mirip kok,” ungkapnya.
Ia menambahkan, laporan tersebut menggambarkan kondisi keuangan pemerintah daerah di seluruh Indonesia, bukan hanya Jawa Barat.
Purbaya: Saya Tidak Pernah Sebut Jabar
Purbaya juga menampik tudingan bahwa dirinya secara khusus menuding Pemprov Jabar menahan dana APBD.
“Dia hanya tahu Jabar saja, kan. Saya enggak pernah sebut data Jabar. Kalau dia bisa turunkan sendiri saya nggak tahu dari mana datanya, dia debat sama dirinya sendiri?” ujarnya.
Menurutnya, data perbankan yang dimaksud merupakan bagian dari sistem monitoring Bank Indonesia, yang memuat laporan rutin terkait keuangan daerah, jenis simpanan, hingga rekening giro pemerintah daerah.
“Saya bukan pegawai Pemda Jabar, kalau dia mau periksa, periksa sendiri. Itu dari sistem monitoring BI yang dilaporkan oleh perbankan setiap berapa minggu sekali,” jelasnya.***