nasional

Gurita Minimarket, Produk Impor, dan Judol, UMKM di Desa Terjepit Ancaman Berkepanjangan

Rabu, 29 Oktober 2025 | 10:40 WIB
Menyoroti pernyataan Menko PM, Muhaimin Iskandar terkait UMKM desa kini terjepit, dominasi minimarket, serbuan produk impor, dan judi online mengancam kelangsungan usaha lokal. (Instagram.com/@cakiminnow)

Baca Juga: Mensos Gus Ipul Beber Alasan 7 Juta Warga Dicoret dari Daftar Bansos, Ini Kaitannya dengan Judol dan DTSEN

Judol: Ancaman Tersembunyi

Tekanan ketiga datang dari maraknya praktik judi online atau judol. Menteri UMKM, Maman Abdurrahman, mengungkapkan pada 2024, sekitar Rp960 triliun dana masyarakat tersedot ke aktivitas ini.

“Bayangkan uang sebesar itu bisa digunakan untuk memajukan ekonomi rakyat,” ungkap Maman. “Ini bukan hanya masalah kriminal, tapi sudah menjadi ancaman serius bagi perekonomian dan kesejahteraan masyarakat.”

Aliran dana ke judol mengurangi modal usaha dan menurunkan daya beli masyarakat, sehingga UMKM sulit berkembang.

Baca Juga: Pernyataannya Soal Produk Tiruan Tuai Kecaman, Menteri UMKM Maman Abdurrahman Akui Keliru dan Minta Maaf

Perlindungan UMKM Mendesak

UMKM selama ini menjadi tulang punggung ekonomi nasional. Namun, kini mereka terjepit oleh minimarket, serbuan produk impor, dan penurunan modal akibat judol.

Kondisi ini menuntut pemerintah hadir dengan kebijakan cepat dan terukur untuk menjaga kelangsungan usaha lokal, memperkuat daya saing, dan memastikan UMKM tetap menjadi pilar ekonomi desa dan nasional.

Langkah perlindungan UMKM dianggap penting agar usaha mikro, kecil, dan menengah mampu bertahan di tengah arus tekanan pasar yang kian kompleks.***

Halaman:

Tags

Terkini