Agus menilai Indonesia membutuhkan pertumbuhan ekonomi, stabilitas politik, persatuan nasional dan kepercayaan publik. Dalam konteks tersebut, pers yang sehat memiliki peran penting.
Karena itu, ia menyambut baik pernyataan Syahganda Nainggolan tentang posisi wartawan sebagai "nyawa negara".
Namun, menurut Agus, penghormatan terhadap profesi wartawan tidak cukup hanya melalui pernyataan.
"Kalau wartawan adalah nyawa negara ini, mari kita pastikan mereka tidak dibiarkan berjuang sendirian sekadar untuk bertahan hidup," ujarnya.
Menjaga wartawan, lanjutnya, bukan semata-mata menjaga sebuah profesi. Lebih jauh, hal itu berarti menjaga kualitas informasi, menjaga demokrasi dan pada akhirnya ikut menjaga Indonesia.***