Mediapriangan.com - Puluhan buku rekening, kartu ATM, dan sejumlah bilyet giro menjadi temuan yang dipersoalkan dalam investigasi kasus dugaan hilangnya dana nasabah Bank Tabungan Negara (BTN) sekitar Rp17 miliar.
Linawati, pemilik rekening yang mengklaim kehilangan dana tersebut, mempertanyakan keberadaan dokumen dan kartu perbankan yang menurutnya bukan miliknya.
Temuan itu diungkapkan Linawati dalam tayangan YouTube Leon Hartono yang diakses pada Minggu, 11 Oktober 2026.
Linawati menyebut sekitar 40 buku rekening atas nama perorangan ditemukan dalam proses investigasi di kantor cabang pembantu BTN. Selain itu, terdapat puluhan kartu ATM dan beberapa bilyet giro.
Baca Juga: Putusan MK soal Ijazah Gibran Picu Perdebatan, Haedar Nashir Ingatkan Bahaya Sikap Menang-Menangan
“Di situ diketemuinlah buku rekening atas nama perorangan sebanyak sekitar 40 something sekian deh gitu. Terus ATM enggak tahu ada berapa puluh gitu. Terus ada bilyet giro juga mungkin ada tiga atau empat,” ucap Linawati.
Menurut Linawati, kartu ATM yang ditemukan bukan diterbitkan untuk dirinya, melainkan milik nasabah lain. Ia juga menyinggung keberadaan dokumen yang tanda tangannya dinilai menyerupai tanda tangan nasabah.
“Setelah itu diketemuin ATM juga, tapi bukan punya saya, milik-milik nasabah yang lain.”
Baca Juga: Gibran Dilaporkan ke Bareskrim, Ahmad Khozinudin Tantang Kapolri Suyudi Buktikan Independensi Polri
Temuan tersebut memunculkan pertanyaan dari pihak keluarga mengenai kemungkinan keterkaitan dokumen-dokumen itu dengan transaksi yang mereka persoalkan.
Namun, hubungan antara buku rekening, kartu ATM, dan dugaan hilangnya dana perlu dipastikan melalui pemeriksaan bukti serta penelusuran transaksi.
Linawati menduga transaksi terhadap rekeningnya telah dipersiapkan sebelum dana keluar. Dugaan tersebut ia sampaikan berdasarkan penilaiannya terhadap rangkaian kejadian yang dialami.
“Sepertinya punya saya ini udah direncanakan. Begitu masuk langsung dana itu out,” sambungnya.