Meski demikian, peningkatan kemampuan analisis dan penulisan tersebut tidak dimaksudkan untuk mengalihkan kewenangan persetujuan kredit kepada RM. Fokus pelatihan adalah memperbaiki mutu informasi yang disampaikan kepada pihak yang berwenang mengambil keputusan.
"Perbedaan proposal yang biasa dengan proposal yang baik bukan terletak pada panjangnya laporan. Proposal yang baik mampu menjelaskan apa yang terjadi dalam bisnis, mengapa hal itu penting, dan informasi apa yang masih perlu dikonfirmasi. Dengan begitu, manajemen tidak sekadar menerima kumpulan data, tetapi memperoleh pemahaman bisnis yang lebih kuat sebagai bahan pertimbangan keputusan," ujar Hadi.
Melalui kolaborasi ini, Promedia Group menerapkan pengalaman editorial dan jurnalistik ke dalam pelatihan profesional yang disesuaikan dengan kebutuhan industri perbankan.
Sementara itu, Credit Proposal Masterclass menjadi ruang praktik bagi Relationship Manager Hana Bank untuk memperkuat kemampuan menggali informasi, menganalisis kegiatan usaha, dan menyusun proposal kredit secara lebih ringkas serta terstruktur.***