Empat Sesi Pelatihan Berbasis Praktik
Dalam Credit Proposal Masterclass, Promedia Group menghadirkan dua trainer, yakni Hadi Suprapto dan Andika Thaselia.
Keduanya membawakan materi yang mengadaptasi proses kerja jurnalistik, mulai dari wawancara dan verifikasi informasi hingga penyusunan laporan berbasis fakta.
Andika Thaselia memandu peserta menjalani praktik wawancara, merangkai narasi bisnis, serta mengevaluasi proposal kredit. Peserta dilatih mengenali informasi yang relevan, menghubungkan data, dan menyampaikan temuan secara runtut agar lebih mudah dipahami pembaca.
Materi pembelajaran dibagi ke dalam empat sesi, yaitu Effective Interview & Business Information Gathering, From Information to Business Understanding, Writing an Effective Credit Proposal, serta Credit Proposal Clinic.
Baca Juga: Jurnalis Promedia Jadi Korban Gempa NTT, Mari Bersama Bantu Mereka Bangkit dan Pulihkan Kehidupan
Melalui rangkaian tersebut, peserta berlatih menggali informasi dari narasumber, mengolah data usaha, dan menyajikan temuan menggunakan narasi maupun visualisasi seperti tabel, grafik, dan diagram. Evaluasi serta perbaikan proposal juga menjadi bagian dari proses pembelajaran.
Hadi menekankan bahwa laporan yang baik harus disusun dengan mempertimbangkan kebutuhan pembacanya. Informasi yang disajikan perlu menjawab persoalan bisnis, bukan sekadar memenuhi kelengkapan administrasi.
"Relationship Manager perlu membiasakan diri melihat laporan dari sudut pandang pembacanya. Informasi apa yang dibutuhkan manajemen? Apakah angka yang disajikan sudah memiliki konteks? Apakah hubungan antara perkembangan usaha dan kebutuhan pembiayaan sudah tergambar dengan jelas? Pertanyaan-pertanyaan ini harus dijawab dalam proposal," jelas Hadi.
Baca Juga: Atap Rumah Hampir Roboh, Wartawan di Lembang Dapat Bantuan Renovasi dari Promedia Group dan SKI
Peserta Belajar Memisahkan Fakta dan Interpretasi
Selain keterampilan wawancara dan penulisan, pelatihan ini membahas cara membedakan fakta, pernyataan manajemen, dan interpretasi. Pemisahan tersebut diperlukan agar setiap penilaian terhadap kondisi bisnis memiliki dasar informasi yang jelas dan dapat diverifikasi.
Peserta menggunakan studi kasus perusahaan untuk mempraktikkan penggalian informasi hingga penyusunan Business Activity.
Mereka juga mempelajari cara menggambarkan perubahan penjualan, kapasitas produksi, struktur distribusi, dan kebutuhan pembiayaan melalui uraian tertulis maupun data visual.
Latihan ini dirancang agar Relationship Manager dapat melihat keterkaitan antara berbagai informasi bisnis. Data yang berdiri sendiri perlu diberi konteks sehingga pembaca dapat memahami kondisi perusahaan, perkembangan operasional, serta faktor yang perlu diperiksa lebih lanjut.
Artikel Terkait
Promedia Group Gandeng Manava Collective, Perluas Program Pemberdayaan Masyarakat dan Pelatihan Vokasi
Mahasiswa Universitas Djuanda Bogor Industry Visit ke Promedia Group, Pelajari Ekosistem Media Lokal dan Digital
Promedia Group Audiensi dengan Bakom RI, Bahas Komunikasi Publik dan Peran Media Lokal di Daerah
Promedia Group Kupas Strategi Konten Digital, Ungkap Cara Tingkatkan Engagement di Setiap Platform
Atap Asbes Diganti Alduro, Jurnalis Ciamis Rasakan Rumah Lebih Adem Lewat Program Promedia Group
Presiden Prabowo Dorong Atap Ramah Lingkungan, Promedia Grup Hadirkan Ganti Atap Rumah Wartawan