Promedia Group dan Hana Bank Gelar Credit Proposal Masterclass, Teknik Jurnalistik untuk Pertajam Analisis Kredit

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:27 WIB
Promedia Group dan Hana Bank menggelar Credit Proposal Masterclass pada 22-23 Oktober 2026 di Jakarta, membekali Relationship Manager dengan teknik jurnalistik. (Dok. Promedia)
Promedia Group dan Hana Bank menggelar Credit Proposal Masterclass pada 22-23 Oktober 2026 di Jakarta, membekali Relationship Manager dengan teknik jurnalistik. (Dok. Promedia)

 

 

JAKARTA, Mediapriangan.com - Kemampuan menggali informasi, memeriksa fakta, dan menyajikan gambaran usaha secara utuh menjadi bekal penting bagi Relationship Manager dalam menyusun proposal kredit.

Keterampilan yang selama ini identik dengan pekerjaan jurnalistik tersebut diterapkan dalam pelatihan Credit Proposal Masterclass yang digelar Promedia Group bersama PT Bank KEB Hana Indonesia atau Hana Bank.

Pelatihan berlangsung pada 22-23 Oktober 2026 di kantor pusat Hana Bank, Mangkuluhur City Office Tower, Jakarta. Program ini ditujukan bagi Relationship Manager (RM) Lending agar mampu mengolah informasi calon debitur menjadi laporan bisnis yang sistematis, akurat, dan mudah dipahami oleh pengambil keputusan.

Baca Juga: Lulusan Jurnalistik Ingin Punya Media Online Sendiri? Ini 3 Alasan dan Cara Bergabung dengan Promedia Group

Trainer sekaligus Content Strategist Promedia Group, Hadi Suprapto, menjelaskan bahwa penyusunan proposal kredit yang berkualitas harus diawali dengan kemampuan mengajukan pertanyaan yang tepat. Informasi yang diperoleh juga perlu diperiksa dan dipahami konteksnya sebelum dituangkan ke dalam laporan.

"Proposal kredit yang baik tidak dimulai dari kemampuan menulis, tetapi dari kemampuan bertanya. Relationship Manager harus tahu informasi apa yang perlu digali, bagaimana memverifikasinya, dan apa makna informasi tersebut bagi bisnis calon debitur.

Kalau proses penggalian informasinya lemah, laporan yang dihasilkan juga sulit memberikan gambaran bisnis yang utuh," kata trainer sekaligus Content Strategist Promedia Group, Hadi Suprapto.

Baca Juga: Torasera Koperasi Desa Merah Putih Diingatkan Jangan Jadi Ladang Kongkalikong, CEO Promedia Group Singgung Polemik MBG

Pendekatan tersebut menghubungkan keterampilan jurnalistik dengan kebutuhan analisis bisnis di sektor perbankan. Dalam praktiknya, RM tidak cukup hanya mengumpulkan dokumen dan angka keuangan.

Mereka juga perlu memahami kegiatan operasional perusahaan, perkembangan penjualan, kapasitas produksi, jalur distribusi, serta alasan di balik kebutuhan pembiayaan calon nasabah.

Informasi itu kemudian diolah menjadi gambaran usaha yang utuh. Dengan demikian, proposal kredit dapat memberikan konteks yang lebih jelas bagi pihak manajemen dalam mempertimbangkan permohonan pembiayaan.

Baca Juga: BRI dan Promedia Group Perkuat Sinergi Media, Jaga Reputasi hingga Buka Peluang Kerja Sama CSR

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.
Halaman:

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X