Viral! Video Mahasiswa Diusir Dosen Dari Kampus Universitas Hasanudin, Ini Alasannya

photo author
Dede Farhan Kamil, Media Priangan
- Senin, 22 Agustus 2022 | 00:40 WIB
tangkap layar video pengusiran mahasiswa baru Unhas gara-gara mengaku berjenis kelamin netral atau Non Biner / non binary. (Twitter/@lelakibugis)
tangkap layar video pengusiran mahasiswa baru Unhas gara-gara mengaku berjenis kelamin netral atau Non Biner / non binary. (Twitter/@lelakibugis)

MEDIAPRIANGAN - Media sosial Twitter mendadak dihebohkan dengan video pengusiran mahasiwa baru Fakultas Hukum Universitas Hasanudin (Unhas) Makassar, yang mendadak viral.

Video pengusiran mahasiswa baru oleh dosennya itu, gara-gara sang mahasiswa mengaku berjenis kelamin netral atau Non Biner / non binary, alias tidak laki-laki, tidak juga perempuan.

Mahasiswa baru yang mengaku Non Biner atau non binary ini meninggalkan ruangan setelah diusir kedua dosennya.

Baca Juga: Terjaring Razia, Seorang Pengunjung Karaoke di Ciamis Positif Narkoba

Dikutip Mediapriangan.com dari Twitter.com @lelakibugis, Minggu, 21 Agustus 2022, Dalam video berdurasi 45 detik yang diunggah pada 19 Agustus 2022, dua dosen laki-laki dan perempuan bertanya kepada mahasiswa baru yang sedang mengikut Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB).

Dosen laki-laki yang belakang ini diketahui bernama Hasrul (dosen Fakultas Hukum Unhas) bertanya "di KTP mu apa? laki-laki toh? di katu siswa mu laki-laki atau perempu? terus? kau mau pilih laki-laki atau perempuan?

Pertanyaan-pertanyaan itu terlihat dijawab dengan enteng oleh mahasiwa, jika dirinya tidak keduanya. "Ya tengah-tengah, makanya gender netral Pak," ujar mahasiswa terdengar dalam video pada detik ke 25-26.

Baca Juga: Gairah Warga Perum Cintaraja Berdenyut Di Puncak Kemeriahan HUT Kemerdekaan RI

Mendengar jawaban mahasiswa baru seperti itu, pada menit ke 33 dan 34, Hasrul memanggil panitia dan meminta membawa mahasiswa tersebut keluar.

"halo, halo, halo, halo, panitia ambil ini bawa kesana. ambil tasmu, bawa kesana. kita tidak terima laki-laki dan perempuan di sini, salah satunya diterima," ujar Hasrul.

Berdasarkan pantauan tim Mediapriangan.com, postingan ini sudah mendapat 25,4 ribu like, 4,5 ribu re-tweet dan 9,4 ribu komentar.

Baca Juga: Korsleting Listrik Picu Kebakaran Di Ruang Arsip Gedung DPRD Jabar

Sontak, video ini mengundang reaksi sejumlah netizen dan mengomentari postingan tersebut.

"Jujur aneh banget sih ngurusin orientasi seksual mahasiswa, mending urus birokrasi anda agar lebih baik. Kurang kerjaan bgt," tulis akun twitter @inneffablethgths.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dede Farhan Kamil

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X