Upaya yang dilakukan oleh dinas sebagai upaya mencegah penyebaran PMK, menjelang perayaan Idul Fitri dan Idul Adha. Jangan sampai menjadi permasalahan kedepannya.
Kabid Peternakan Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Tasikmalaya, Asep menambahkan, untuk pencegahan di masyarakat dan peternak, bisa melakukan sanitasi kebersihan kandang, memberikan vitamin bagi hewan ternak, seperti obat tradisional telur, kunyit dan lainnya agar daya tahan tubuh hewan ternak kuat.
Adapun ketika ada hewan ternak yang terindikasi terserang PMK, tambah dia, dapat diisolasi dipisahkan, dikandang lainnya.
Jadi dalam penanganan PMK ini harus ekstra semua jangan parsial, masyarakat dan peternak harus mengetahui dan memahami cara pencegahan dan penanganannya.
“Jangan panik, masyarakat atau peternak bisa melakukan upaya pertama dengan memberikan pengobatan secara tradisional. Yang jelas bisa melihat gejala yang paling menonjol pada hewan ternak, seperti keluar lendir dari mulut dan nafsu makan berkurang pada hewan ternak tersebut,” paparnya.(D. Farhan Kamil)***
Artikel Terkait
Diskon Pajak Kendaraan di Jawa Tengah: Potongan Hingga 24,7 Persen, Catat Jadwal dan Ketentuannya
3 Hal Penting Bagi Calon Mitra di Program Makan Bergizi Gratis yang Dimulai Hari Ini, dari Syarat hingga Proses Seleksi dari BGN
Prabowo Subianto Canangkan Program Sekolah Rakyat Gratis, Fokus pada Anak Kurang Mampu dengan Sistem Boarding School
Menteri Koperasi Budi Arie Setiadi, Program MBG Dimulai Hari Ini, Implementasi dari Palembang hingga Papua
STY Resmi Dipecat PSSI, Begini Pesan Menyentuhnya untuk Timnas Indonesia di Tengah Perjuangan ke Piala Dunia 2026
Kronologi Penolakan Pendampingan Bos Rental yang Berujung Maut, Kapolda Banten Tegaskan Akan Ada Sanksi Tegas