Polri Minta Bukti Dugaan Setoran Hasil Judi Sabung Ayam ke Polsek Negara Batin Usai Penembakan Tiga Anggota Polisi

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Minggu, 23 Maret 2025 | 20:10 WIB
Tiga Anggota Polisi yang Ditembak Mati dalam Perkara Sabung Ayam di Lampung. (Instagram.com/humas_poldalampung)
Tiga Anggota Polisi yang Ditembak Mati dalam Perkara Sabung Ayam di Lampung. (Instagram.com/humas_poldalampung)

 

Mediapriangan.com - Kapolda Lampung Irjen Pol Helmy Santika menanggapi pernyataan Kapendam II/Sriwijaya Kolonel Inf Eko Syah Putra Siregar yang mengungkap dugaan adanya setoran uang judi sabung ayam kepada kepolisian di Polsek Negara Batin, Way Kanan.

Helmy menegaskan bahwa pihaknya tidak menutup diri untuk mengusut dugaan tersebut.

Ia pun menantang agar bukti yang konkret disampaikan jika memang ada keterlibatan anggota kepolisian dalam praktik tersebut.

Baca Juga: Viral di Medsos, Dugaan Setoran ke Aparat dalam Judi Sabung Ayam di Lampung, dari Rp2,5 Juta Jadi Rp20 Juta per Hari

"Saya menanggapi bahwa ini kan asumsi ya. Kalaupun ada, tunjukan, kami tidak menutup diri untuk memproses itu," ujar Helmy dalam keterangan video pada Jumat 21 Maret 2025.

Helmy menegaskan bahwa kepolisian akan serius menyelidiki dugaan ini.

Sejumlah satuan dari internal Polri telah diterjunkan untuk mengusut dugaan keterlibatan anggota kepolisian dalam aliran dana judi sabung ayam.

"Kalau tidak ada, ya kami akan bilang tidak ada, tapi kalau misalnya ada, tentu ini akan dilakukan penindakan,” jelasnya.

Baca Juga: Perkembangan Kasus Judi Sabung Ayam yang Tewaskan 3 Polisi di Lampung, Diduga Ada Aliran Dana ke Koramil dan Polsek

“Rasanya Polri sudah terbiasa untuk menindak anggotanya yang terbukti melakukan pelanggaran," lanjutnya.

Helmy juga menyoroti bahwa kasus ini dipenuhi berbagai spekulasi.

Namun, ia menegaskan bahwa kepolisian tetap fokus pada fakta utama, yaitu insiden penembakan yang menyebabkan tiga anggota Polri kehilangan nyawa.

"Walaupun ada setoran, tidak menghilangkan fakta bahwa terjadi penembakan yang menyebabkan tiga orang meninggal. Ini adalah persoalan kemanusiaan yang harus diungkap," tegasnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X