Polri Minta Bukti Dugaan Setoran Hasil Judi Sabung Ayam ke Polsek Negara Batin Usai Penembakan Tiga Anggota Polisi

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Minggu, 23 Maret 2025 | 20:10 WIB
Tiga Anggota Polisi yang Ditembak Mati dalam Perkara Sabung Ayam di Lampung. (Instagram.com/humas_poldalampung)
Tiga Anggota Polisi yang Ditembak Mati dalam Perkara Sabung Ayam di Lampung. (Instagram.com/humas_poldalampung)

Baca Juga: Update Skandal Korupsi Iklan bank bjb, KPK Sebut Anggaran Rp406 Miliar, Tapi Hanya Rp100 M yang Direalisasikan!

Sebelumnya, Kapendam II/Sriwijaya Kolonel Inf Eko Syah Putra Siregar mengungkap dugaan adanya aliran dana setoran dari praktik judi sabung ayam yang diterima oleh anggota kepolisian dan TNI.

Pernyataan ini didasarkan pada hasil pemeriksaan terhadap dua anggota TNI yang berada di lokasi kejadian saat insiden penembakan terjadi.

Menurut keterangan yang diberikan oleh dua saksi tersebut, para pelaku judi rutin memberikan uang "keamanan" kepada oknum TNI dan Polri.

Baca Juga: Rumah Ridwan Kamil Digeledah KPK, Begini Kronologi dan Alasannya Terseret dalam Dugaan Korupsi bank bjb

Namun, perbedaan pendapat mengenai jumlah uang setoran disebut sebagai pemicu konflik yang berujung pada penembakan tragis itu.

Dalam keterangan yang disampaikan Asisten Intelijen Kasdam II/Sriwijaya Kolonel Inf Yogi Muhamanto, disebutkan bahwa perselisihan terkait setoran menjadi penyebab utama ketegangan di antara anggota kepolisian dan TNI sebelum insiden penembakan.

"Komunikasi yang tidak baik itu yang akhirnya memicu insiden yang tidak diinginkan tersebut," jelas Yogi.

Baca Juga: Kortastipidkor Polri Selidiki Dugaan Mega Korupsi di PLN, Ini Kronologi Kasus dan Dampak Kerugian yang Ditimbulkan

Yogi juga mengungkap bahwa mendiang Kapolsek Negara Batin, Iptu Lusiyanto, merupakan salah satu pihak yang diduga menerima setoran dari praktik perjudian tersebut.

"Setiap meminta izin, Lusiyanto menjawab silakan, yang penting harus aman. Kata 'aman' itu maksudnya adalah setoran uang. Jadi, memang ada setoran uangnya dari pihak TNI kepada kepolisian," tambahnya.

Kasus ini kini masih dalam proses penyelidikan oleh pihak kepolisian dan TNI. Baik Polri maupun TNI berjanji untuk mengusut tuntas kasus ini agar kejelasan fakta dapat terungkap ke publik.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X