Pesawat Saudia Airlines Mendarat Darurat di Kualanamu karena Ancaman Bom, Menko Polkam Pastikan Tak Ada Korban

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Rabu, 18 Juni 2025 | 09:58 WIB
Pesawat Saudi Airlines mendapat ancaman bom dan mendarat darurat di Bandar Udara Kualanamu, Medan.  (saudia.com)
Pesawat Saudi Airlines mendapat ancaman bom dan mendarat darurat di Bandar Udara Kualanamu, Medan. (saudia.com)

 

Mediapriangan.com - Pesawat milik maskapai Saudia Airlines terpaksa melakukan pendaratan darurat di Bandara Kualanamu, Medan, setelah menerima ancaman bom saat terbang dari Jeddah, Arab Saudi menuju Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang.

Insiden ini terjadi pada Selasa, 17 Juni 2025, dan langsung mendapat perhatian dari sejumlah otoritas negara.

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polkam), Budi Gunawan, memastikan bahwa seluruh penumpang berhasil dievakuasi dengan selamat dan tanpa korban jiwa.

Baca Juga: Kejagung Sita Rp11,8 Triliun dari Wilmar Group, 5 Korporasi Bebas tapi Kasus Dugaan Korupsi CPO Lanjut ke Kasasi

"Proses evakuasi berlangsung aman dan tertib tanpa korban jiwa," ujar Budi Gunawan, dikutip Selasa 17 Juni 2025.

Budi menyatakan bahwa pihaknya telah menginstruksikan TNI, Polri, serta Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut.

Budi juga menekankan pentingnya koordinasi dengan otoritas penerbangan Arab Saudi untuk mendalami sumber ancaman tersebut.

Baca Juga: Presiden Prabowo Tetapkan 4 Pulau Sengketa Milik Aceh, Gubernur Mualem Sebut Ini Sejarah Baru dan Kemenangan Rakyat

"Telah diteruskan kepada jajaran TNI, Polri, dan BNPT untuk melakukan pendalaman lanjutan berkoordinasi dengan otoritas penerbangan Arab Saudi (OEJN)," imbuhnya.

Sementara itu, pihak InJourney Airports selaku pengelola Bandara Kualanamu menyatakan bahwa prosedur darurat telah dijalankan dengan cepat dan sesuai standar keamanan penerbangan internasional.

Corporate Secretary Group Head InJourney Airports, Anak Agung Ngurah Pranajaya, mengonfirmasi bahwa pilot mengambil keputusan mengalihkan penerbangan ke Kualanamu setelah mendeteksi adanya ancaman keamanan dalam penerbangan.

Baca Juga: Digugat Rp24,5 Miliar karena Lagu Nuansa Bening, Vidi Aldiano Kaget, Kuasa Hukum Sebut Gugatan Tak Berdasar!

“Pesawat tersebut berangkat dari Jeddah, Arab Saudi, dengan tujuan Bandara Soekarno-Hatta Tangerang,” jelas Agung.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X