Mediapriangan.com - Terungkapnya kasus eksploitasi terhadap remaja berusia 15 tahun di sebuah bar karaoke di Jakarta Barat memicu reaksi keras dari kalangan legislatif.
Anggota DPRD DKI Jakarta, Hardiyanto Kenneth, menilai peristiwa ini bukan hanya pelanggaran hukum, melainkan kejahatan yang merampas masa depan anak.
"Ini bukan sekadar kasus kriminal, ini adalah aib dan luka moral bagi Jakarta," tegas Kenneth, Minggu 10 Agustus 2025.
Ia mendesak Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memperkuat regulasi dan pengawasan, baik pada operasional tempat hiburan malam maupun aktivitas di media sosial yang kerap menjadi sarana menjebak anak-anak.
Kenneth juga meminta aparat penegak hukum segera menangkap seluruh pihak yang terlibat tanpa pandang jabatan atau uang.
"Saya mendesak kepada pihak kepolisian untuk menangkap semua orang yang terlibat. Jangan ada yang lolos, jangan ada yang dilindungi oleh jabatan atau uang," ujarnya.
Politisi yang juga menjabat Ketua IKAL PPRA Angkatan LXII ini menegaskan bahwa hukuman maksimal tanpa keringanan harus dijatuhkan kepada para pelaku, sebab hukuman penjara saja dianggapnya tidak cukup memberikan efek jera.
Ia juga mendorong Pemprov DKI Jakarta menutup dan mencabut izin operasional tempat hiburan malam yang terbukti terlibat, sekaligus memperketat pengawasan digital.
Selain itu, ia meminta Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) serta Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak, dan Pengendalian Penduduk (PPAPP) memberi pendampingan penuh bagi korban.
Diketahui, kasus ini terungkap setelah orang tua korban melapor ke Polda Metro Jaya. Tim Subdit Renakta Ditreskrimum Polda Metro Jaya kemudian mengamankan 10 orang tersangka yang diduga terlibat dalam eksploitasi tersebut.***
Artikel Terkait
Ramai Kasus Kekerasan, DPR Desak Kemendag Evaluasi Sistem COD, 'Cash on Delivery Jangan Jadi Cash or Duel!'
Wakil Ketua DPRD Aef Syaripudin Minta Pemerintah Daerah Kabupaten Tasikmalaya Akhiri Cut Off Anggaran
Masyarakat Desa Masih Terkendala Dengan SIPD dan KMP
DPR Soroti Isu Pajak Amplop Kondangan di Rapat Resmi, Mufti Anam Sebut Rakyat Diperas, Ini Tragis!
Amplop Kondangan Mau Kena Pajak? Komisi VI DPR Geleng-Geleng, Masa Dapat Berkah Juga Harus Setor ke Negara!
Kebijakan Pemprov Jabar Soal Hibah Pesantren Disorot Saat Reses H. Arip Rachman di Sariwangi, Kabupaten Tasikmalaya
Denny Cagur Bantah Keras Dugaan Timnya Potong Dana PIP, 'Itu Tidak Benar, Sudah Ada Video Klarifikasi!'
Masyarakat Mangunreja Kabupaten Tasikmalaya Minta Perbaikan Infrastruktur Jadi Prioritas
Ono Surono Soroti Dugaan Pungli Rp5 Juta Saat Warga Cirebon Lamar Kerja, Minta Kapolda Turun Tangan
Kejadian Keracunan Siswa Marak, DPR Desak BGN Perketat Pengawasan MBG di Lapangan untuk Cegah Kasus Serupa