Abby menambahkan, grup Menteri Core tetap berjalan hingga masa awal jabatan Nadiem, namun fungsinya semata-mata untuk diskusi strategis antarpakar pendidikan, bukan forum proyek.
Soal Istilah Digitalisasi Pendidikan
Selain itu, Tabrani Abby juga menegaskan bahwa dalam dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) yang disusun oleh Nadiem Makarim, tidak terdapat istilah “digitalisasi pendidikan” seperti yang banyak diberitakan.
“Dalam RPJM yang dibuat saat itu, yang ada hanya pengadaan TIK sebagai bagian dari modernisasi pendidikan. Jadi bukan proyek digitalisasi dalam pengertian sempit atau yang dihubungkan dengan pengadaan Chromebook,” jelas Abby.
Ia memastikan seluruh kegiatan yang dilakukan kliennya bersifat konseptual, transparan, dan tidak berkaitan dengan dugaan praktik korupsi.
“Tidak ada keterlibatan pribadi atau lembaga lain yang diarahkan untuk keuntungan tertentu,” tandasnya.***
Artikel Terkait
Nadiem Makarim Resmi Jadi Tersangka Korupsi Chromebook, Kejagung Tahan 20 Hari di Rutan Salemba
Pakai Rompi Pink dan Borgol, Nadiem Makarim Ditahan Kasus Korupsi Chromebook, Kerugian Negara Capai Rp1,98 Triliun
Heboh! KPK Pastikan Kasus Google Cloud Nadiem Makarim Jalan Terus, Siap Sinergi dengan Kejagung Soal Chromebook
Kasus Chromebook Rp1,98 Triliun, Nadiem Makarim Ditetapkan Tersangka, Ibunda Atika Algadri Tak Kuasa Menahan Tangis
Praperadilan Nadiem Makarim Memanas, Harapan Bebas, Air Mata Sang Ibu dan Dukungan 12 Tokoh Nasional
Sidang Praperadilan Nadiem Makarim, Jaksa Beberkan 4 Alat Bukti dan 113 Saksi, Minta Hakim Tolak Gugatan