Baca Juga: Bencana Hidrometeorologi Terjang Kabupaten Tasikmalaya, Banjir, Longsor dan Rumah Roboh
Rentetan Longsor di Jawa Barat
Selain banjir Sukabumi, wilayah lain di Jawa Barat juga dilanda bencana serupa.
Di Kota Bandung, banjir sempat merendam 73 rumah di Kelurahan Cibadak, Kecamatan Astana Anyar, pada Sabtu, 25 Oktober 2025. Air mulai surut keesokan harinya.
Sementara di Kabupaten Bandung Barat, longsor Sukabumi dan sekitarnya meluas hingga dua desa di Kecamatan Lembang dan dua desa di Kecamatan Cipongkor.
Sebanyak 30 kepala keluarga terdampak dan sepuluh di antaranya terpaksa mengungsi ke rumah kerabat.
Dampak Meluas ke Jawa Tengah dan Timur
Gelombang bencana juga melanda daerah lain di Pulau Jawa. Di Jawa Tengah, banjir melanda Kabupaten Grobogan, Demak, dan Kota Semarang. Hingga Selasa, 28 Oktober 2025, air masih menggenang di 14 titik dengan ketinggian mencapai 120 sentimeter.
Di Jawa Timur, banjir dilaporkan di Lumajang, Jember, dan Nganjuk. Meski genangan air sudah surut, BPBD setempat tetap menyiagakan tim untuk antisipasi potensi bencana susulan.
BMKG memperingatkan hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi masih berpotensi terjadi di sebagian besar wilayah Pulau Jawa dalam beberapa hari ke depan.
Pemerintah daerah diimbau meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi risiko banjir Sukabumi dan longsor Sukabumi yang diprediksi masih mungkin berulang dalam waktu dekat.***
Artikel Terkait
Rumah dan Sawah Terendam Banjir di Panumbangan, Bupati Herdiat Ambil Langkah Cepat Normalisasi Sungai Citanduy
YBM BRILiaN Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir di Desa Tanjungsari, Kecamatan Sukaresik, Kabupaten Tasikmalaya
Bupati Ciamis Tinjau Lokasi Banjir Lakbok, Perintahkan Layanan Kesehatan Prioritas, Waspadai Penyakit Pascabencana
Waspada Banjir Rob di Pesisir Jakarta hingga 29 Juni, BPBD DKI, Ancol hingga Tanjung Priok Masuk Zona Risiko Tinggi
Banjir Besar Terjang Halmahera Selatan, Balita Tewas, Ribuan Warga Mengungsi, Infrastruktur Rusak Parah
Jadwal Film Bioskop Transmart Tasikmalaya XXI Hari Ini, Assalamualaikum Baitullah Bikin Penonton Banjir Air Mata