Rakor Lintas Sektoral Penanganan Bencana di Tasikmalaya, Wabup Asep Ingatkan Risiko Tinggi di 400 Titik Rawan

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Kamis, 6 November 2025 | 20:14 WIB
Wabup Tasikmalaya Asep Sopari Al-Ayubi (tengah depan) berfoto bersama seusai rapat koordinasi penanganan bencana di Kabupaten Tasikmalaya, pada Rabu (5/11/2025).
Wabup Tasikmalaya Asep Sopari Al-Ayubi (tengah depan) berfoto bersama seusai rapat koordinasi penanganan bencana di Kabupaten Tasikmalaya, pada Rabu (5/11/2025).

 

Mediapriangan.com - Dalam rangka meningkatkan kesiapsiagaan terhadap potensi bencana, Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya bersama Polres Tasikmalaya menggelar Rapat Koordinasi Lintas Sektoral di Aula Polres Tasikmalaya, Singaparna, pada Rabu (5/11/2025).

Kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Bupati Tasikmalaya, Asep Sopari Al-Ayubi, serta unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), di antaranya Kapolres Tasikmalaya AKBP Haris Dinzah, perwakilan Kodim 0612 Tasikmalaya, BPBD, Satpol PP, dan Basarnas.

Rapat koordinasi tersebut merupakan langkah untuk memperkuat sinergi lintas sektor dalam menghadapi berbagai potensi bencana alam yang kerap melanda Kabupaten Tasikmalaya, terutama di tengah meningkatnya intensitas cuaca ekstrem belakangan ini.

Baca Juga: Pohon Tumbang Tutup Akses Puskesmas Sariwangi Kabupaten Tasikmalaya, Listrik Sempat Terputus

Dalam sambutannya, Kapolres Tasikmalaya, AKBP Haris Dinzah, menegaskan bahwa kekompakan antarinstansi menjadi kunci utama dalam mencegah serta menanggulangi bencana.

“Koordinasi ini bukan hanya sekadar persiapan pasukan, tetapi juga sebagai momen untuk menyamakan persepsi antara seluruh pihak terkait, mulai dari Pemkab, TNI, hingga relawan,” ujarnya.

Pernyataan tersebut sejalan dengan pesan pemerintah daerah yang menekankan bahwa penanganan bencana tidak bisa dilakukan secara parsial, melainkan harus terencana dan terpadu antara unsur pemerintah dan masyarakat.

Baca Juga: RSUD KHZ Musthafa Kabupaten Tasikmalaya Layani Pembuatan Akses Hemodialisis, Pasien Tak Perlu Dirujuk ke Bandung

Berdasarkan data resmi Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya, sejak awal tahun 2025 tercatat lebih dari 400 titik kejadian bencana alam di berbagai wilayah.
Angka ini menandakan bahwa Kabupaten Tasikmalaya termasuk daerah dengan tingkat risiko tinggi terhadap tanah longsor, banjir, hingga potensi gempa.

Menanggapi kondisi tersebut, Asep Sopari Al-Ayubi menegaskan bahwa keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas utama pemerintah daerah.

“Sampai bulan ini, tercatat ada 400 titik kejadian bencana alam. Tentu ini membuktikan bahwa Kabupaten Tasikmalaya memiliki risiko tinggi terhadap potensi bencana alam,” kata Wabup Asep.

Baca Juga: RSUD KHZ Musthafa Kabupaten Tasikmalaya Imbau Warga Waspadai Gangguan Pembuluh Darah Sejak Gejala Awal

Ia juga mengapresiasi inisiatif Polres Tasikmalaya yang secara aktif memperkuat koordinasi lintas sektor. Menurutnya, upaya seperti ini sangat penting untuk mengantisipasi dampak dari cuaca ekstrem yang seringkali memicu bencana.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X