"Pada Februari 2025, Yunus memberikan Rp400 juta melalui ajudan (dari Sugiri Sancoko)," terangnya.
Selanjutnya, pada periode April hingga Agustus 2025, Yunus menyerahkan Rp325 juta kepada Sekda Agus Pramono. Sementara penyerahan terakhir dilakukan pada November 2025 senilai Rp500 juta kepada Ninik, kerabat Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko.
Total dana suap yang diterima mencapai Rp1,25 miliar, dengan rincian Rp900 juta untuk Sugiri dan Rp325 juta untuk Agus.
Baca Juga: Deretan Penerima Anugerah Budaya Kota Tasikmalaya, Bukti Konsistensi DKKT Merawat Seni Daerah
13 Orang Diamankan dalam OTT KPK Ponorogo
Operasi tangkap tangan KPK pada 7 November 2025 malam berhasil mengamankan 13 orang, termasuk Bupati Ponorogo, Sekda, dan Direktur RSUD Harjono.
Asep menjelaskan bahwa tim penyidik bergerak cepat setelah menerima laporan adanya transaksi tunai sebesar Rp500 juta.
“Tim KPK langsung bergerak setelah menerima laporan adanya penyerahan uang dari Yunus kepada pihak yang terkait dengan Bupati,” kata Asep.
Barang bukti berupa uang tunai Rp500 juta disita dari lokasi. Sebelum OTT dilakukan, pada 3 November 2025, Sugiri disebut sempat meminta tambahan uang sebesar Rp1,5 miliar kepada Yunus, dan kembali menagih dua hari kemudian.
Uang tersebut sebagian dikirim melalui pegawai Bank Jatim berinisial ED, yang berkoordinasi dengan rekan Yunus bernama IBP.
KPK Dalami Dugaan Suap Proyek dan Gratifikasi
Selain dugaan jual-beli jabatan, KPK juga menelusuri adanya praktik suap proyek di RSUD Harjono Ponorogo dengan nilai proyek sekitar Rp14 miliar.
Yunus Mahatma diduga menerima fee proyek sebesar 10 persen dari pihak swasta, kemudian menyerahkan sebagian uang tersebut kepada Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko.
“Kami akan terus menelusuri aliran dana, sumber uang, serta siapa saja pihak yang turut menikmati hasil kejahatan ini,” tegas Asep.
Artikel Terkait
Mahfud MD Pertanyakan Kejaksaan Agung, Ada Kekuatan Besar di Balik Buronnya Silfester Matutina?
KPK Bongkar Dugaan Korupsi Gubernur Riau Abdul Wahid, Ungkap Modus ‘Jatah Preman’ di Dinas PUPR
Jejak Gelap di Balik OTT Gubernur Riau, Dugaan Pemerasan Proyek Rp7 Miliar untuk Biaya Plesiran
Penyidikan Makin Dalam, Kejari Tasikmalaya Siap Tetapkan Tersangka Baru Kasus Pupuk Bersubsidi
Hukum Berganti Wajah, Polres dan Kejari Kabupaten Tasikmalaya Bersiap Jalankan KUHP Nasional
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Usai Ledakan di SMAN 72 Kelapa Gading, Tim Gegana Telusuri Penyebabnya
Sambut 2026, Akademisi Tasikmalaya Sebut KUHP Nasional Tegas pada Perbuatan, Humanis pada Pemulihan
Polisi Dalami Motif di Balik Letupan Bom SMAN 72 Jakarta, Terduga Pelaku Diduga Siswa yang Alami Perundungan
Kapolri Pastikan Terduga Pelaku Ledakan di Masjid SMAN 72 Adalah Siswa, Polisi Dalami Dugaan Paparan Ideologi
KPK Tangkap Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko Terkait Dugaan Jual-Beli Jabatan, 13 Orang Diamankan