Kasus Bullying Tangsel di SMPN 19 Tangsel, KPAI Turun Tangan setelah Korban MH Meninggal Dunia

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Senin, 17 November 2025 | 08:57 WIB
Kasus Bullying Tangsel di SMPN 19 Tangsel menyita perhatian, KPAI dan Pemerintah Kota Tangerang Selatan ikut mendalami dugaan pemukulan siswa. (Instagram.com@vocazine)
Kasus Bullying Tangsel di SMPN 19 Tangsel menyita perhatian, KPAI dan Pemerintah Kota Tangerang Selatan ikut mendalami dugaan pemukulan siswa. (Instagram.com@vocazine)

Pilar menyatakan dukungan penuh Pemkot terhadap penyelidikan aparat terkait Kasus Bullying Tangsel ini, yang diduga terjadi di lingkungan SMPN 19 Tangsel dan kini mendapat penanganan KPAI.

“Kami dari Pemkot Tangsel tentu mengucapkan turut berduka cita. Mudah mudahan almarhum diberi terang kubur dan segala ibadahnya diterima Allah,” lanjutnya.

Ia juga menegaskan bahwa Dinas Pendidikan telah berkoordinasi dengan KPAI untuk memperkuat perlindungan anak di sekolah-sekolah.

Baca Juga: Geger Siswa SMAN 6 Garut Tewas Diduga Karena Bullying, Dedi Mulyadi Turun Tangan Lakukan Mediasi Langsung

“Sejauh ini, Dinas Pendidikan selalu melakukan sosialisasi dan koordinasi agar tidak terjadi perlakuan bullying terhadap siswa," sebut Pilar.

"Dalam konteks permasalahan hari ini, kami mengucapkan duka cita yang sedalam dalamnya kepada keluarga,” pungkasnya.

Langkah ini menjadi bagian dari penanganan serius Pemerintah Kota Tangerang Selatan terhadap Kasus Bullying Tangsel yang terus menjadi sorotan.

Baca Juga: El Rumi Pilih Bungkam soal Kasus Bullying SA, Lempar Senyum Tipis dan Bilang, Biar Kakak Al Sama Ayah Saja

Dalam informasi sebelumnya, MH menjalani perawatan sejak Kamis pekan lalu setelah muncul dugaan bahwa ia mengalami Dugaan Pemukulan Siswa oleh teman sebangkunya.

Selama lebih dari satu minggu di rumah sakit, kondisi MH terus menurun sebelum akhirnya dinyatakan meninggal pada Minggu pagi pukul 06.00 WIB.

Kuasa hukum keluarga, Alvian Adji Nugroho, turut menjelaskan kronologi kabar duka tersebut.

"Kabar duka ini disampaikan pihak keluarga, bilang MH sudah tidak ada saat dibangunkan," ujarnya.

Baca Juga: PKK Goes To School Sasar 261 SD di Kota Tasikmalaya! Edukasi Anti Bullying, Gizi dan PHBS Demi Generasi Hebat

Ia menegaskan bahwa korban tidak memiliki riwayat penyakit bawaan.

“Tidak ada riwayat sakit,” kata Alvian.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X