APBD Kabupaten Tasikmalaya 82 Persen, Akademisi Soroti Dampak Nyata

photo author
Dede Farhan Kamil, Media Priangan
- Minggu, 21 Desember 2025 | 20:49 WIB
Akademisi Tasikmalaya sekaligus Lektor Kepala Program Pascasarjana STIA YPPT Priatim Tasikmalaya, Dr. H. Basuki Rahmat, M.Si (DFK)
Akademisi Tasikmalaya sekaligus Lektor Kepala Program Pascasarjana STIA YPPT Priatim Tasikmalaya, Dr. H. Basuki Rahmat, M.Si (DFK)

Outcome dan Dampak Pembangunan

Dari sisi outcome, Basuki menilai tingginya serapan anggaran belum sepenuhnya menjamin tercapainya hasil pembangunan yang optimal.

Pada sektor pendidikan, kesehatan, dan sosial, realisasi belanja diharapkan mendorong peningkatan kualitas layanan dan kesejahteraan masyarakat.

Namun, keterlambatan pelaksanaan program infrastruktur berpotensi menunda manfaat berupa peningkatan konektivitas wilayah, efisiensi aktivitas masyarakat, serta pertumbuhan ekonomi lokal.

“Outcome pembangunan mulai terlihat, tetapi masih perlu penguatan hubungan antara belanja dan perubahan nyata di lapangan,” katanya.

Baca Juga: RSUD KHZ Musthafa Kabupaten Tasikmalaya Perkuat Bank Darah, Jaga Keselamatan Transfusi dan Ketersediaan Stok

Manfaat APBD dan Rekomendasi

Dalam analisis manfaat, Basuki menegaskan bahwa belanja pelayanan dasar akan berdampak langsung apabila tepat sasaran dan berkualitas.

Sementara belanja infrastruktur memiliki manfaat jangka panjang dengan efek berganda yang besar, tetapi hanya optimal jika pelaksanaan fisiknya tepat waktu.

Ia mengingatkan, serapan anggaran yang tinggi tanpa kualitas output dan outcome yang memadai berisiko menurunkan nilai manfaat APBD bagi masyarakat.

Sebagai rekomendasi, Basuki mendorong pemerintah daerah untuk memperkuat manajemen pelaksanaan program, terutama pada perangkat daerah teknis dan sektor infrastruktur. Evaluasi kinerja belanja, menurutnya, perlu difokuskan pada hasil dan manfaat, bukan sekadar angka serapan.

“Hasil evaluasi ini harus menjadi dasar perbaikan perencanaan, penganggaran, dan pelaksanaan APBD pada tahun berikutnya agar belanja daerah semakin efektif, efisien, dan berdampak nyata bagi masyarakat,” kata Basuki Rahmat.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X