Dikonfirmasi terkait kondisi Obyek Wisata Situ Gede, Wakil Wali Kota Tasikmalaya Diky Chandra Negara mengatakan, Pemerintah Kota Tasikmalaya terus mendorong Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk membenahi destinasi wisata Situ Gede yang saat ini butuh perhatian khusus agar lebih menarik yang akhirnya memberikan efek berantai pada perekonomian masyarakat daerah.
"DED (detail engineering design)-nya sudah dibuat oleh mereka (provinsi), sebetulnya di zaman Ridwan Kamil (Gubernur Jawa Barat periode 2018-2023) sudah, tinggal dilanjutkan berarti, cuman mau enggak provinsi melanjutkan itu, jangan dibiarkan begini saja," kata Diky Selasa 6 Januari 2026.
Namun lanjut Diky, kewenangan pengelolaan wisata danau di Kota Tasikmalaya selama ini dikelola oleh Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Pemerintah Provinsi Jabar, sehingga Pemkot Tasikmalaya tidak bisa berbuat banyak selain berharap adanya perhatian dari provinsi untuk membenahinya.
"Kita cuma punya Situ Gede yang notabene kepemilikannya masih kewenangan PSDA provinsi. Kami (Pemkot Tasikmalaya) tiga hari yang lalu sudah rapat membahas pembenahan Situ Gede dan sudah dikoordinasikan dengan pihak provinsi," katanya.
Selanjutnya, kata dia, Pemkot Tasikmalaya juga sudah melakukan pemantauan yang rencananya ingin dibuatkan tempat memancing, kemudian arboretum hutan bambu disekitar lokasi Situ Gede.
"Dari pihak aset kita sudah ke sana, dari Dinas Kehutanan dan provinsi juga ke sana, mudah-mudahan di 2026 ini ada kabar baik minimal penanaman bambunya yang notabene anggarannya dari provinsi," katanya.
Baca Juga: Wali Kota Tasikmalaya Imbau Warga Waspada Saat Hujan Lebat, Awasi Anak dan Lingkungan
Diky juga mengakui, akses jalan di Situ Gede kondisinya masih banyak yang rusak sehingga mengganggu kenyamanan pengunjung.
"Sangat prihatin jalannya sudah jelek, dan segala macam, tapi kita memang tidak bisa berbuat banyak," terang Diky.
Jika pemerintah provinsi mau melibatkan pihak ketiga untuk pengelolaan Situ Gede, kata Dicky, bagi Pemkot Tasikmalaya tidak masalah karena itu kewenangan provinsi.
Baca Juga: Terima Bantuan Traktor Kementan, Gapoktan di Kota Tasikmalaya Optimistis Dongkrak Produksi Pertanian
Yang jelas, kata dia, berkembangnya destinasi wisata Situgede akan memberikan dampak positif pada perekonomian masyarakat, dan tentunya akan menyumbang pendapatan asli daerah (PAD) bagi Pemkot Tasikmalaya.
"Akan terasa dampaknya pada kita, intinya kan itu tujuan utamanya itu supaya masyarakat Kota Tasikmalaya memiliki pendapatan, dan pendapatan asli daerah," katanya.***
Artikel Terkait
Perayaan Tahun Baru, Warga Kota Tasikmalaya Diminta Tidak Menyalakan Petasan dan Kembang Api
Malam Tahun Baru 2026, Jalan HZ Mustofa Kota Tasikmalaya Ditutup untuk Kendaraan Bermotor
Wali Kota Viman Resmikan Tatang Pahat sebagai Ketua Dewan Kesenian dan Kebudayaan Kota Tasikmalaya 2025-2030
Ribuan Botol Miras dan Knalpot Brong Dimusnahkan di Kota Tasikmalaya Jelang Tahun Baru 2026
Harga Telur di Kota Tasikmalaya Tembus Rp32 Ribu, Warga Beralih Beli Telur Pecah Jelang Tahun Baru
Pastikan Perayaan Malam Tahun Baru 2026 Aman dan Khidmat, Wali Kota Tasikmalaya Pantau Fasilitas Umum