Menurutnya, Fatayat NU Kota Tasikmalaya harus hadir tidak hanya dalam kegiatan keagamaan, tetapi juga pendidikan, sosial, kesehatan, serta pemberdayaan ekonomi perempuan.
"Fatayat NU harus menjadi ruang aman, ruang belajar, dan ruang berkarya bagi perempuan muda. Dengan sinergi bersama seluruh elemen, kami ingin menghadirkan program-program yang nyata dan berdampak langsung bagi masyarakat Kota Tasikmalaya," ujar Nunun.
Baca Juga: Penjualan Online Kian Marak, 40 Persen Pedagang Pasar Cikurubuk Kota Tasikmalaya Gulung Tikar
Nunun Nuraeni menambahkan, penguatan Fatayat NU Kota Tasikmalaya memerlukan kerja kolektif dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah dan komunitas perempuan. I
Nunun optimistis, dengan kepengurusan baru dan semangat kebersamaan, PC Fatayat NU Kota Tasikmalaya mampu menghadirkan gerakan yang lebih progresif, inklusif, dan responsif terhadap kebutuhan perempuan serta masyarakat luas selama lima tahun ke depan.***
Artikel Terkait
SMAN 11 Kota Tasikmalaya Diresmikan, Perluas Akses Pendidikan di Bungursari
Pohon Tumbang di Jalan Paseh Kota Tasikmalaya Timpa Warung dan WC Umum, BPBD Pastikan Tidak Ada Korban
Siswi SMP Persis Gandok Wakili Kota Tasikmalaya di International Model United Nations Malaysia
Proses BKN Rampung, Pengisian Jabatan Eselon II Segera Dilakukan, Begini Kata Sekda Kota Tasikmalaya
DPRD Nilai Sistem Abodemen PJU Boros, Anggaran Listrik Kota Tasikmalaya Tembus Rp30 Miliar per Tahun
Empat Tahun Pasca Diresmikan, Aktivitas Pasar Rakyat Cibeureum di Kota Tasikmalaya Masih Sepi