TASIKMALAYA, Mediapriangan.com - Wakil Wali Kota Tasikmalaya Diky Candra Negara melepaskan 15 orang kontingen Seni Tasikmalaya yang akan berlaga pada ajang Thailand Culture exchange festival di Negara Thailand yang akan digelar mulai 30 Januari hingga 10 Februari 2026.
Pelepasan Kontingen Seni Tasikmalaya berlangsung di halaman Kantor Disporabudpar Dadaha Kota Tasikmalaya, Selasa pagi 27 Januari 2026. Sebanyak 15 orang yang tergabung dalam kontingen ini akan mewakili Indonesia pada Thailand Culture Exchange Festival.
Rombongan tersebut terdiri atas 11 peserta utama, dua official, serta dua penerjemah bahasa. Seluruh peserta merupakan binaan Sanggar Tari Dewa Motekar Tasikmalaya yang selama ini aktif melestarikan seni tari tradisional daerah.
Baca Juga: Sidak DPRD Kota Tasikmalaya Ungkap Keluhan Warga soal Galian C di Bungursari
Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Diky Candra Negara, menyampaikan rasa bangga atas terpilihnya Kontingen Seni Tasikmalaya untuk tampil di ajang seni lintas negara tersebut.
Menurutnya, partisipasi pada Thailand Culture Exchange Festival menjadi kesempatan strategis untuk memperkenalkan kekayaan budaya Tasikmalaya di tingkat internasional.
"Saya berpesan, para peserta bisa menampilkan keterampilan seni yang mereka miliki semaksimal mungkin pada ajang tersebut. Sehingga mampu membawa nama baik Kota Tasikmalaya dan tentunya Bangsa Indonesia," ujar Diky.
Ia menjelaskan, keterlibatan Kontingen Seni Tasikmalaya pada Thailand Culture Exchange Festival tidak terlepas dari upaya intensif pemerintah daerah dalam menjalin komunikasi dengan pemerintah pusat, termasuk Kementerian Kebudayaan RI.
"Saya sudah sampaikan ke kementerian sejumlah potensi seni dan budaya yang ada di Kota Tasikmalaya. Hasilnya Alhamdulillah salah satunya ada wakil dari Tasikmalaya yang diikutsertakan pada ajang festival seni lintas negara di Thailand ini," ujar Diky.
Lebih lanjut, Wakil Wali Kota Tasikmalaya menegaskan pentingnya konsistensi pemerintah daerah dalam mempromosikan potensi lokal.
Baca Juga: PDIP Kota Tasikmalaya Targetkan Delapan Kursi di DPRD tahun 2029
Diky menilai, persaingan antardaerah dalam menampilkan budaya sangat ketat karena hampir seluruh wilayah di Indonesia memiliki kekayaan seni dan sejarah yang kuat.
Artikel Terkait
Larangan Telolet di Situ Gede Kota Tasikmalaya Dikeluhkan Tukang Perahu Wisata, Dinilai Berdampak ke Penghasilan
Galang Sinergitas, Pemkot dan Kejaksaan Kota Tasikmalaya Perkuat Kolaborasi Lewat Ngopi Babarengan
Atik Suwardi Soroti Royalti Musik, Musisi Kota Tasikmalaya Minta Diky Chandra Hadirkan LMKN
Langkah DPRD Kota Tasikmalaya Respons Aduan Lingkungan, Proyek Lapang Padel Terancam Disegel
Evaluasi OHAN Hafidz Tahap Pertama, Pemerintah Kota Tasikmalaya Perkuat Program Tasik Religius
Dedi Wahyudi Terpilih Pimpin PAC PDIP Mangkubumi Kota Tasikmalaya, Muscab Tetapkan Pengurus 2026-2031