Ambulan Hilir Mudik ke SMAN 2 Kudus, 118 Siswa Dirawat Usai Dugaan Keracunan Massal Terkait MBG

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Jumat, 30 Januari 2026 | 17:09 WIB
Kasus Keracunan Massal diduga imbas MBG di SMAN 2 Kudus bikin puluhan ambulan dikerahkan dan ratusan siswa diperiksa medis. (Instagram/undercover.id)
Kasus Keracunan Massal diduga imbas MBG di SMAN 2 Kudus bikin puluhan ambulan dikerahkan dan ratusan siswa diperiksa medis. (Instagram/undercover.id)

"Kami siap bertanggung jawab penuh atas kejadian tersebut, termasuk mengganti biaya pengobatan siswa yang terdampak," ujar Nasihul Umam kepada awak media di Kudus, pada Jumat, 30 Januari 2026.

Ia juga meminta masyarakat untuk menahan diri dan menunggu hasil pemeriksaan laboratorium terkait penyebab pasti Keracunan Massal yang menimpa siswa SMAN 2 Kudus.

Baca Juga: Mahfud MD Curhat, Cucunya Keracunan MBG, 8 Anak Satu Kelas Muntah-muntah, Evaluasi Program Jadi Mendesak

"Kami tetap berkomitmen untuk bertanggung jawab penuh dan melakukan evaluasi agar kejadian serupa tidak terulang," tegasnya.

Lebih lanjut, Umam menjelaskan bahwa laporan awal diterimanya berasal dari pihak sekolah SMAN 2 Kudus yang menginformasikan adanya siswa dengan keluhan diare setelah menyantap menu MBG.

"Saya ditelepon pihak PIC (Person in Charge) atau penanggung jawab MBG sekolah SMA 2 Kudus yang menyampaikan ada siswa yang diare," tuturnya.

"Ada yang ke UGD, dan ada juga yang tidak masuk sekolah," tambah Umam.

Baca Juga: Kasus Keracunan MBG Jadi Sorotan, BGN dan BPOM Tuding SPPG Langgar SOP hingga Tak Punya Sertifikat Sanitasi

Menindaklanjuti laporan tersebut, Umam bersama tim SPPG Purwosari langsung mendatangi SMAN 2 Kudus untuk melakukan klarifikasi di lapangan, termasuk memastikan menu MBG yang dikonsumsi para siswa.

Menu MBG yang disajikan saat itu terdiri dari ayam suwir, kuah soto ayam, tempe, dan tauge. Menu inilah yang kini menjadi bagian dari proses penelusuran penyebab Keracunan Massal.

"Kami langsung melakukan klarifikasi terkait menu (MBG)," terangnya.

Baca Juga: Liputan Kasus Keracunan MBG Ricuh, Wartawan Diduga Dianiaya Oknum Pegawai SPPG Pasar Rebo Jakarta Timur

"Pada kesempatan itu saya juga menyampaikan permohonan maaf dan kesiapan bertanggung jawab, termasuk membelikan obat bagi siswa yang diare dan mengganti biaya pengobatan bagi yang dirawat di IGD," imbuh Nasihul Umam.

Selain klarifikasi, pihak SPPG juga menggelar audiensi singkat bersama manajemen SMAN 2 Kudus, para guru, perwakilan kelas, serta sejumlah siswa untuk mendengarkan langsung keluhan yang muncul.

Namun setelah audiensi berlangsung, jumlah siswa SMAN 2 Kudus yang mengeluhkan sakit perut justru terus bertambah. Kondisi tersebut mendorong keterlibatan petugas puskesmas serta pengerahan ambulan ke lingkungan sekolah.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X