Bupati Tasikmalaya Fokus Perbaikan 35 Ruas Jalan, Target Tekan Kemiskinan 10,23 Persen

photo author
Dede Farhan Kamil, Media Priangan
- Minggu, 15 Februari 2026 | 15:46 WIB
Bupati Tasikmalaya, Dr.H. Cecep Nurul Yakin, S.Pd, M.Ap didampingi pengurus Pondok Pesantren Darussalam Rajapolah, menyerahkan bantuan paket sembako kepada salah seorang warga Nadliyyin pada acara Harlah NU. (Dok. DFK)
Bupati Tasikmalaya, Dr.H. Cecep Nurul Yakin, S.Pd, M.Ap didampingi pengurus Pondok Pesantren Darussalam Rajapolah, menyerahkan bantuan paket sembako kepada salah seorang warga Nadliyyin pada acara Harlah NU. (Dok. DFK)

 

TASIKMALAYA, Mediapriangan.com - Pada momentum peringatan Hari Lahir Nahdlatul Ulama (Harlah NU), Bupati Tasikmalaya Cecep Nurul Yakin menyampaikan secara terbuka arah kebijakan pembangunannya tahun 2026.

Ia menegaskan, fokus utama pemerintah daerah saat ini adalah percepatan pembangunan infrastruktur jalan sebagai strategi menekan angka kemiskinan.

“Kenapa saya fokus di jalan? Karena kemiskinan Kabupaten Tasikmalaya masih 10,23 persen, di atas rata-rata Jawa Barat yang 7 persen,” tegas Cecep di hadapan ribuan warga nahdliyyin.

Baca Juga: Jelang Pemeriksaan BPK, Disdikbud Kabupaten Tasikmalaya Perkuat Sinergi dan Tata Kelola Dana BOSP

35 Ruas Jalan Diperbaiki Tahun Ini

Cecep mengungkapkan, tahun ini pemerintah mencanangkan perbaikan 35 ruas jalan, terdiri dari 32 ruas bersumber dari pinjaman daerah, dua ruas dari bantuan Provinsi Jawa Barat, dan satu ruas dari Inpres Jalan Daerah pemerintah pusat.

"Dua proyek strategis yang sudah berjalan berada di jalur Salopa–Cikatomas dengan total anggaran Rp67,5 miliar,” kata Cecep.

Ia memastikan, proyek yang bersumber dari pinjaman daerah mulai dikerjakan bertahap pada Maret 2026 dengan skema 10 paket pekerjaan per tahap. Sisanya dua paket per tahap.

“Semua ini untuk mendorong kemajuan Kabupaten Tasikmalaya,” ujarnya.

Baca Juga: Daftar 14 Pejabat Kabupaten Tasikmalaya yang Dilantik Bupati Cecep Nurul Yakin Hari Ini

Jalan Rusak Picu Ongkos Produksi Mahal

Menurut Cecep, kerusakan jalan berdampak langsung pada mahalnya biaya angkut hasil pertanian. Ia mencontohkan ongkos pengangkutan kelapa dari Cikalong ke Pasar Cikurubuk bisa mencapai Rp2 juta karena waktu tempuh lama dan konsumsi BBM tinggi.

Jika jalan diperbaiki, waktu tempuh cukup tiga hingga empat jam, sehingga biaya produksi menurun. Dampaknya, harga jual bisa ditekan dan daya beli masyarakat meningkat.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X