"Ya sekarang mah untuk bumbu, cabainya kita kurangi. Termasuk untuk sambel juga cabainya kita kurangi, sehingga jangan heran kalau sambal sekarang tidak pedas," ujar Ny Atik (43) salah seorang penjual warung nasi di Jalan Tarumanagara Kecamatan Cipedes Kota Tasikmalaya.
Selain cabai, harga sayur lain seperti tomat dan kubis juga mengalami kenaikan. Untuk harga tomat yang sebelumnya dijual Rp7.000 per kg, kini menjadi Rp16.000 per kilo gram. Sedangkan kubis dari Rp6.000 per kilo gram menjadi Rp 10.000 per kilo gram.
Para pedagang mengatakan, kenaikan harga bahan pokok khususnya untuk komoditas sayuran akan terus berlangsung hingga lebaran 1447 H yang akan datang akibat dari ketersediaan terbatas dan permintaan terus melonjak.
Harga lain yang mengalami kenaikan jelang Ramadhan 1447 H yaitu harga telur ayam yang harganya dijual Rp29.000 hingga Rp30.000 per kg. Harga daging ayam boiler yang mencapai Rp40.000 per kg dan harga daging ayam kampung Rp55.000 per Kg.
Ditemui terpisah Kepala Dinas Koperasi UMKM Perindustrian dan Perdagangan Kota Tasikmalaya Sopyan Zaenal Mutaqien mengungkapkan, tingginya harga bahan pokok dipasaran saat ini dipicu kebutuhan masyarakat jelang Ramadhan 1447H.
"Termasuk karena iklim, yang menyebabkan produktivitas di petani kurang," ungkapnya.
Disinggung terkait tingginya harga cabai lanjut Sopyan, dikarenakansokan cabai berbagai jenis ke Kota Tasikmalaya selama ini didatangkan dari daerah lain seperti Kabupaten Garut dan Kabupaten Ciamis.
Baca Juga: Program Kampung Sosial Provinsi Jawa Barat Jadikan Kota Tasikmalaya sebagai Daerah Percontohan
"Kita ini masih dipasok dari luar, sementara saat ini produktivitas dipetani kurang, sementara permintaan tinggi akibat adanya beberapa momentum seperti jelang Ramadan sehingga kita tidak dapat berbuat banyak," ujar Sopyan.
Maka dari itu kata Sopyan, untuk mengurangi ketergantungan pemenuhan kebutuhan cabai merah Pemkot Tasikmalaya sudah menggulirkan program Setaman Cinta.
"Program ini mengarahkan warga mememuhi kebutuhan pangan sendiri melalui pemanfaatkan lahan pekarangan dengan cara menanam tanaman yang dibutuhkan. Seperti cabai misalnya. Jadi tidak perlu bergantung kepada pasar," ujarnya.**
Artikel Terkait
Tindaklanjuti Laporan Warga Terkait Buruknya Pelayanan, DPRD dan Dinkes Sidak RS Hermina Kota Tasikmalaya
Kekerasan Perempuan dan Anak di Kota Tasikmalaya Disorot DPRD, Penanganan Dinilai Belum Optimal
Puluhan Sanggar Seni Se-Jabar Ramaikan Pasanggiri Jaipongan Piala Wali Kota Tasikmalaya
Raker di Alam Terbuka, DKKT Kota Tasikmalaya Perkuat Komitmen Bangun Khazanah Seni Budaya
Harlah ke 100 NU di Kota Tasikmalaya Ditutup Meriah, Nilai nilai agama Ditekankan Jelang Abad Kedua
Peringati HPN 2026, Media di Kota Tasikmalaya Melakukan Aksi Bersih Bersih Tugu Koperasi