Jelang Ramadan 1447 H, Harga Cabai Tembus Rp90.000 per Kilo Gram di Kota Tasikmalaya

photo author
Asep M.S, Media Priangan
- Selasa, 17 Februari 2026 | 10:43 WIB
Dua hari jelang Ramadan, harga bahan pokok di sejumlah pasar Kota Tasikmalaya naik signifikan. Pembeli cabai di kios sayuran Pasar Cikurubuk, Selasa (17/2/2026). (Dok. Asep M.S)
Dua hari jelang Ramadan, harga bahan pokok di sejumlah pasar Kota Tasikmalaya naik signifikan. Pembeli cabai di kios sayuran Pasar Cikurubuk, Selasa (17/2/2026). (Dok. Asep M.S)

"Ya sekarang mah untuk bumbu, cabainya kita kurangi. Termasuk untuk sambel juga cabainya kita kurangi, sehingga jangan heran kalau sambal sekarang tidak pedas," ujar Ny Atik (43) salah seorang penjual warung nasi di Jalan Tarumanagara Kecamatan Cipedes Kota Tasikmalaya.

Selain cabai, harga sayur lain seperti tomat dan kubis juga mengalami kenaikan. Untuk harga tomat yang sebelumnya dijual Rp7.000 per kg, kini menjadi Rp16.000 per kilo gram. Sedangkan kubis dari Rp6.000 per kilo gram menjadi Rp 10.000 per kilo gram.

Para pedagang mengatakan, kenaikan harga bahan pokok khususnya untuk komoditas sayuran akan terus berlangsung hingga lebaran 1447 H yang akan datang akibat dari ketersediaan terbatas dan permintaan terus melonjak.

Baca Juga: Kasus Child Grooming Disorot, UPTD PPA Kota Tasikmalaya Diverifikasi Kemenkumham Jabar dan Didukung KOPRI PMII

Harga lain yang mengalami kenaikan jelang Ramadhan 1447 H yaitu harga telur ayam yang harganya dijual Rp29.000 hingga Rp30.000 per kg. Harga daging ayam boiler yang mencapai Rp40.000 per kg dan harga daging ayam kampung Rp55.000 per Kg.

Ditemui terpisah Kepala Dinas Koperasi UMKM Perindustrian dan Perdagangan Kota Tasikmalaya Sopyan Zaenal Mutaqien mengungkapkan, tingginya harga bahan pokok dipasaran saat ini dipicu kebutuhan masyarakat jelang Ramadhan 1447H.

"Termasuk karena iklim, yang menyebabkan produktivitas di petani kurang," ungkapnya.

Disinggung terkait tingginya harga cabai lanjut Sopyan, dikarenakansokan cabai berbagai jenis ke Kota Tasikmalaya selama ini didatangkan dari daerah lain seperti Kabupaten Garut dan Kabupaten Ciamis.

Baca Juga: Program Kampung Sosial Provinsi Jawa Barat Jadikan Kota Tasikmalaya sebagai Daerah Percontohan

"Kita ini masih dipasok dari luar, sementara saat ini produktivitas dipetani kurang, sementara permintaan tinggi akibat adanya beberapa momentum seperti jelang Ramadan sehingga kita tidak dapat berbuat banyak," ujar Sopyan.

Maka dari itu kata Sopyan, untuk mengurangi ketergantungan pemenuhan kebutuhan cabai merah Pemkot Tasikmalaya sudah menggulirkan program Setaman Cinta.

"Program ini mengarahkan warga mememuhi kebutuhan pangan sendiri melalui pemanfaatkan lahan pekarangan dengan cara menanam tanaman yang dibutuhkan. Seperti cabai misalnya. Jadi tidak perlu bergantung kepada pasar," ujarnya.**

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X