“Jalurnya cukup berat, melewati 6 sungai dan selain sungai, ada puluhan tanjakan yang perlu dilewati,” lanjutnya.
Kondisi tersebut mendorong harapan agar pemerintah daerah memberikan perhatian serius terhadap pendidikan pelosok di Parigi Moutong. Melalui kolom komentar, pemilik akun menyampaikan permohonan terbuka.
Baca Juga: Pria ER Ngamuk dan Sekap 3 Wanita di Palangka Raya, Ancam Korban dengan Parang
“Yang terhormat Bapak Bupati Parigi Moutong, mohon bantuannya. Bantu kami tag pemerintah terkait dan semoga bisa mendapat perhatian,” tulisnya.
Ia juga menyoroti persoalan administrasi yang berdampak pada kesejahteraan guru.
“Sekolah ini cuma satu dari sekian banyak sekolah terpencil yang tidak dapat tunjangan terpencil sebab status desa berubah jadi berkembang,” lanjutnya.
Permintaan dukungan kembali ditegaskan demi keberlanjutan pendidikan pelosok.
Baca Juga: Diduga Rem Blong, Truk Tronton Tabrak 3 Rumah di Pakis Magelang, Sopir Tewas
“Tolong pemerintah kabupaten untuk atensinya, karena ini jalurnya berat bagi rekan-rekan sejawat kami untuk mendidik anak-anak di pelosok wilayah ini,” sambungnya.
Unggahan tentang perjuangan guru terpencil di SDN Inpres 3 Terpencil Bainaa itu pun menuai simpati luas dari warganet.
Sejumlah komentar berisi doa dan dukungan mengalir, mengapresiasi dedikasi para guru yang tetap bertahan mengabdi di tengah keterbatasan demi masa depan anak-anak di wilayah terpencil.***
Artikel Terkait
Surat Bermaterai untuk Wisudawan UNY Agustus 2025 Beredar, Isinya Larangan Protes soal Ijazah yang Telat Terbit
Guru Beban Negara? Begini Kata Pegiat Pendidikan
Generasi Muda Wajib Melek Data, Hanya 1 Persen Talenta Digital Indonesia Kuasai AI, Cek Solusi Praktisnya
Kasus Mahasiswi Penerima KIP di UNS Viral Dugem, Kampus Cabut Beasiswa dan Wajibkan Konseling Enam Bulan
KSB Cipatujah Tanamkan Kesiapsiagaan Bencana Sejak Dini di PAUD Ash Shobirin
Pemilihan Ketua OSIS MTsN 11 Tasikmalaya Kini Digital, Hasil Bisa Dipantau Real Time
SMAN 11 Kota Tasikmalaya Diresmikan, Perluas Akses Pendidikan di Bungursari
Umtas Tasikmalaya Targetkan 20 Prodi dan 5.000 Mahasiswa di Tahun 2027
Siswa SD Bandung Natanael Wiraatmaja Diundang NASA Usai Juara Olimpiade Sains Internasional
Wisuda UNIGA Angkatan ke-XLIII, Lemhannas RI Dorong Lulusan Perkuat Ketahanan Daerah