Banyaknya jamaah yang beribadah di Masjid H. Bakri juga membawa berkah bagi para pedagang, khususnya penjual makanan.
Tak heran, di sepanjang gang sekitar Masjid H. Bakri banyak pedagang yang berjualan.
Baca Juga: Walau Penjualan Menurun, Pedagang Beduk Ramadan di Kota Tasikmalaya Tetap Bertahan
Pengelola Masjid H. Bakri juga menyediakan area istirahat yang cukup luas tepat di depan bangunan masjid. Untuk menjaga kenyamanan dan ketertiban, area ibadah dan tempat istirahat dipisahkan agar tidak bercampur, dengan sekat berupa pagar sebagai pembatas.
Maman (43), seorang tukang becak yang beraktivitas di Jalan HZ Mustofa, mengaku hampir setiap hari melaksanakan salat Dzuhur dan Asar di Masjid H. Bakri. Bahkan saat sepi penumpang, ia juga memanfaatkan waktu untuk salat Dhuha dan beristirahat di masjid tersebut.
“Masjid ini suasananya sangat tenang. Meski di jalanan panas, ketika di dalam masjid terasa adem dan sejuk,” kata Maman.***
Artikel Terkait
Setahun Viman Diky, Wali Kota Tasikmalaya Perluas Tasik Gemas sebagai Gerakan Masyarakat Sehat
Program Prioritas Tasik Pelak di Kota Tasikmalaya Digeber, Viman Alfarizi dan Diky Candra Negara Genjot Ekonomi
Musrenbang Disporabudpar Kota Tasikmalaya Bertema Creative Culture, Diky Candra Turun Jadi Dalang
Pemerintah Kota Tasikmalaya Matangkan Aktivasi Bandara Wiriadinata Jadi Bandara Komersil
OJK Tasikmalaya Gelar GERAK Syariah, Nofa Hermawati Edukasi 5.000 Jamaah Majlis Taklim di Kota Tasikmalaya
Masjid Agung Kota Tasikmalaya Berdiri Sejak 1886, Ini Jejak Sejarah dan Filosofi Arsitekturnya