KARAWANG, Mediapriangan.com - Perbincangan mengenai menu MBG Karawang kembali mencuat di media sosial setelah sebuah video yang menampilkan menu Makan Bergizi Gratis untuk siswa di Karawang menjadi viral.
Tayangan tersebut memicu perhatian publik karena memperlihatkan potongan daging sapi tipis yang diterima siswa dalam paket makanan program tersebut.
Video yang ramai dibicarakan itu diunggah oleh akun Instagram @informasi_karawang pada Kamis, 5 Maret 2026.
Dalam unggahan tersebut terlihat seorang orang tua siswa membuka paket Makan Bergizi Gratis yang dibawa pulang oleh anaknya. Menu yang diperlihatkan kemudian memicu diskusi luas mengenai kualitas menu MBG Karawang yang diberikan kepada siswa.
Dalam video berdurasi sekitar 49 detik tersebut, tampak potongan daging sapi tipis yang menjadi bagian dari paket makanan.
Orang tua siswa yang merekam video itu memperlihatkan isi paket sembari menjelaskan jumlah potongan daging yang diterima.
“Ini MBG anak bungsu aku, ini katanya daging yang sehari itu kata Ketua BGN 160 berapa pemotongan, eh dapetnya segini doang,” ujarnya.
Ia kemudian kembali menunjukkan isi paket makanan dari program Makan Bergizi Gratis tersebut.
“Ini ada dua, tipis banget. Kan ini mentahan, buat buka puasa,” imbuhnya.
Selain dua potong daging sapi tipis, paket menu MBG Karawang yang terlihat dalam video juga berisi satu bungkus kacang serta satu buah salak.
Kombinasi menu tersebut menjadi bahan perbincangan warganet yang mempertanyakan porsi makanan dalam program Makan Bergizi Gratis bagi siswa.
Artikel Terkait
Antarkan Jakarta Popsivo Polwan ke Final Four, Bethania De La Cruz Tutup Karier di Panggung Proliga 2026
Format Kompetisi Lebih Ketat Uji Delapan Tim Terbaik, Jadwal Final Four Proliga 2026 Digelar di Tiga Kota
Ekskul E-Sport dan Inovasi Internet of Things Disorot Saat Kunjungan Wapres di Bandung
Tarling di Eks Kewedanaan Kawali, Bupati Ciamis Peringatkan Dampak Digitalisasi dan Judi Online
Bupati Herdiat Serahkan Langsung Rutilahu kepada Empat Warga di Eks Kewedanaan Kawali saat Tarling
Kapolri Apresiasi Dedi Mulyadi, Larangan Siswa Naik Motor ke Sekolah Dinilai Perkuat Disiplin Pelajar Jabar