Viral SPPG Lembursitu Sukabumi dan Program MBG Disorot, Eks Akuntan Bongkar Dugaan Mark Up Pengadaan Pangan

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Kamis, 12 Maret 2026 | 20:29 WIB
Foto Ilustrasi. Menyoroti viralnya skandal dugaan mark up dalam pengadaan pangan di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Sukabumi, Jawa Barat. (Dok. BGN)
Foto Ilustrasi. Menyoroti viralnya skandal dugaan mark up dalam pengadaan pangan di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Sukabumi, Jawa Barat. (Dok. BGN)

Baca Juga: Viral MBG Pekalongan, Buah Salak Berbelatung di SDN 1 Kepatihan, BGN Pekalongan Langsung Ambil Tindakan

"Atau pernah PO 9 karung, yang datang 7 (karung)," sambungnya.

Meski demikian, dalam laporan administrasi yang disampaikan ke pihak terkait, jumlah barang disebut tetap dicatat sesuai angka awal yang tertera dalam dokumen pemesanan.

Kondisi ini menurutnya berpotensi memunculkan dugaan mark up dalam laporan pengadaan pangan di SPPG Lembursitu Sukabumi.

Ia juga menyoroti mekanisme pencatatan pembayaran yang menurutnya tetap mengikuti jumlah pesanan awal dalam program MBG.

Baca Juga: Viral Belatung di Ikan Bandeng MBG Sampang, SPPG Dalpenang Akui Menu dari Dapurnya

"Tapi bayar tetap untuk 11 karung, di mark up tetap 11. laporan ke BGN-nya juga tetap 11," tandasnya.

Beredarnya video yang menyinggung dugaan mark up tersebut memunculkan beragam tanggapan dari masyarakat. Banyak pihak menilai kasus di SPPG Lembursitu Sukabumi itu perlu ditelusuri lebih lanjut untuk memastikan kebenaran informasi yang beredar.

Sejumlah pengamat juga menilai pengawasan yang ketat diperlukan dalam pelaksanaan program MBG, terutama pada tahap pengadaan pangan. Audit dan sistem pelaporan yang transparan dianggap penting agar potensi penyimpangan dapat dihindari.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X