Asep mengungkapkan bahwa pada November 2023 berlangsung pertemuan yang melibatkan Yaqut Cholil Qoumas bersama sejumlah pengurus asosiasi penyelenggara ibadah haji khusus.
Dalam pertemuan itu dibahas permintaan tambahan kuota haji khusus yang diusulkan oleh Forum SATHU.
"Pertemuan itu membahas diantaranya permintaan Forum SATHU untuk mengelola kuota tambahan haji khusus lebih dari 8 persen," ungkapnya.
Setelah pertemuan tersebut, Yaqut Cholil Qoumas disebut menyampaikan kepada Hilman Latief mengenai rencana perubahan komposisi kuota haji tambahan yang saat itu berjumlah dua puluh ribu.
Rencana tersebut mengusulkan pembagian kuota menjadi dua bagian sama besar antara haji reguler dan haji khusus.
"YCQ juga meminta HL untuk menyusun draf MoU dengan Kerajaan Arab Saudi terkait pengusulan kuota haji tambahan dengan skema dibagi dua (50:50)," papar Asep.
"Selanjutnya, YCQ memerintahkan agar dilakukan simulasi yang bisa dijadikan justifikasi atau dasar perubahan komposisi kuota tambahan menjadi 10.000 haji reguler dan 10.000 haji khusus," tandasnya.***
Artikel Terkait
Isu Kuota Haji RI Dipangkas 50 Persen pada 2026 Dibantah Menag Sebut Tidak Pernah Ada Pembahasan, Hubungan Tetap Baik
Arab Saudi Akan Umumkan Kuota Haji 2026 pada 10 Juli, Kemenag Pastikan Catatan Tahun Ini Tak Pengaruhi Alokasi RI
Kuota Haji 2026 Diumumkan 10 Juli, Kemenag Pastikan Catatan dari Kedubes Saudi Tak Pengaruhi Jumlah Jemaah RI
Ustaz Khalid Basalamah Diperiksa KPK soal Dugaan Korupsi Kuota Haji, Disebut Kooperatif dan Bantu Penyelidikan
Penggeledahan Kasus Kuota Haji 2024: KPK Sita Mobil, Dokumen Rahasia, dan Cegah Tiga Tokoh Berpergian
4 Fakta Terbaru Skandal Korupsi Kuota Haji 2024, Modus Oknum Kemenag Peras Khalid Basalamah hingga Rp115 Juta