Viral Menu Fish and Chips MBG Ramadan Disentil Pandji Pragiwaksono, SPPG Mojosongo Solo Akhirnya Buka Suara

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Minggu, 15 Maret 2026 | 23:06 WIB
Pandji Pragiwaksono ikut komentari menu MBG Ramadan SPPG Mojosongo.  (Threads/pandji.pragiwaksono)
Pandji Pragiwaksono ikut komentari menu MBG Ramadan SPPG Mojosongo. (Threads/pandji.pragiwaksono)

Selain memberikan tanggapan di media sosial, Respati juga mendatangi dapur SPPG Mojosongo Solo untuk meminta penjelasan terkait menu yang viral tersebut.

Dalam kunjungannya, ia memberikan peringatan agar kejadian serupa tidak terulang kembali.

“Ini saya ingatkan sekali lagi, saya pengen baik-baik di sini. Tolong komitmennya bersama, jangan sampai hal seperti ini terjadi berulang,” ucapnya dalam video kunjungan, dikutip pada Minggu, 15 Maret 2026.

Baca Juga: Viral MBG Palembang, Guru SD Indo Pertiwi Ungkap Siswa Menunggu Paket MBG Hingga Malam

Respati juga menyampaikan bahwa persoalan fish and chips MBG Ramadan tersebut telah menjadi perhatian serius dari Badan Gizi Nasional.

“Pengalaman ini sudah sangat memprihatinkan Satgas MBG, saya bersama TNI/Polri dan Kejaksaan akan menindak tegas SPPG yang tidak melaksanakan sesuai ketentuan dan masyarakat harus jadi korbannya,” tegasnya.

Menanggapi polemik yang berkembang, pihak SPPG Mojosongo Solo akhirnya memberikan klarifikasi.

Baca Juga: Viral Protes Dapur MBG Purworejo, SPPG Keluhkan Juknis Mendadak dari BGN Bikin Perencanaan Menu Berantakan

Kepala SPPG Mojosongo Solo, Herdi, menjelaskan bahwa menu fish and chips MBG Ramadan yang beredar di media sosial sebenarnya merupakan bagian dari menu makan bergizi gratis yang disajikan pada 10 Maret 2026.

“Terkait foto yang beredar, kami menggunakan tersebut pada hari Selasa,10 Maret 2026 yaitu ikan fillet tepung, french fries, dan buah.

Menu porsi besar dan porsi kecil dirancang dengan menu buah yang berbeda,” terang Kepala SPPG Mojosongo, Herdi.

Baca Juga: Viral MBG Sukabumi, SPPG Cikole Akui Kelalaian usai Ikan Nila Mentah Dibagikan ke Siswa SMPN 1 Kota Sukabumi

Ia menjelaskan bahwa menu makan bergizi gratis tersebut memang memiliki perbedaan antara porsi kecil dan porsi besar.

Menurut Herdi, porsi kecil mendapatkan buah jambu kristal, sementara porsi besar disertai buah pisang. Penataan dan proses pengemasan vakum disebut menjadi salah satu penyebab tampilan fish and chips MBG Ramadan terlihat berbeda dari yang diharapkan.

“Tampilan pada foto terlihat lebih sedikit karena faktor penataan serta proses pengemasan vakum yang membuat tampilan makanan menjadi kurang menarik,” lanjutnya.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X