Viral! Ikuti Google Maps, Pemudik Sleman Tersesat ke Sawah, Warga Purwomartani Kaget

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Rabu, 25 Maret 2026 | 10:24 WIB
Viral pemudik Sleman tersesat ke sawah di Purwomartani usai ikuti Google Maps, warga bantu evakuasi kendaraan. (Instagram/jogjainfo)
Viral pemudik Sleman tersesat ke sawah di Purwomartani usai ikuti Google Maps, warga bantu evakuasi kendaraan. (Instagram/jogjainfo)

 

SLEMAN, Mediapriangan.com - Insiden tak biasa terjadi di tengah arus mudik Lebaran, ketika puluhan kendaraan pemudik justru masuk ke jalur yang tidak semestinya. Peristiwa viral pemudik Sleman tersesat ke sawah ini terjadi di kawasan Purwomartani dan menjadi perhatian publik di media sosial.

Alih-alih menuju akses tol, rombongan kendaraan tersebut malah diarahkan ke jalan setapak di area persawahan dan perkampungan warga. Dugaan sementara, para pengendara mengikuti petunjuk navigasi Google Maps tanpa menyadari kondisi jalur yang dilalui.

Peristiwa viral pemudik Sleman tersesat ke sawah ini memicu kepadatan mendadak di jalan lingkungan Dusun Karang Kalasan. Jalan sempit yang biasanya lengang tiba-tiba dipenuhi kendaraan dari luar daerah.

Baca Juga: Viral! Polisi Merokok di Jalan Ditegur Pengendara, Aturan UU LLAJ Mendadak Jadi Sorotan

Berdasarkan keterangan yang beredar, mayoritas kendaraan yang terjebak berasal dari luar wilayah, termasuk pelat B, G, dan L. Tidak hanya pemudik, sejumlah wisatawan juga ikut mengalami kejadian serupa akibat mengikuti Google Maps.

Warga Purwomartani mengaku terkejut dengan kejadian tersebut. Mereka bahkan harus turun langsung membantu mengatur arus kendaraan agar tidak semakin terjebak di jalur sempit.

"Sekitar jam 13.30 WIB tiba-tiba banyak mobil masuk sini, semuanya pakai Google Maps mencari pintu tol," ungkap Yaka selaku warga setempat.

Baca Juga: Bikin Tersentuh! Mudik Jogja–Demak Viral, Aksi Suami Ikat Istri Pakai Sarung Demi Keselamatan Jadi Sorotan

"Baru kali ini diarahkan masuk lewat Selokan Mataram," sambungnya.

Dalam situasi tersebut, warga berinisiatif menjadi relawan untuk mengarahkan kendaraan keluar dari area yang tidak sesuai. Upaya ini dilakukan agar dampak dari viral pemudik Sleman tersesat ke sawah tidak semakin meluas.

"Kita bantu atur supaya tidak makin keblasuk (tersesat)," terang Yaka.

"Pemudik mengira jalan tanah yang naik ini jalur masuk tol, padahal itu khusus untuk pekerja proyek," tambahnya.

Baca Juga: Bikin Haru! Lebaran Tanpa Lula Lahfah, Bu Tatu Bingung Persiapan, Kenangan Putri Disorot

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X