Mulai dari bimbingan manasik hingga pemeriksaan kesehatan tahap akhir, semua telah divalidasi sesuai standar nasional untuk melayani 1.348 jemaah haji tersebut.
Baca Juga: Jelang Muscab PPP Kota Tasikmalaya, Suhu Politik Internal Memanas
"Semua sudah siap, mulai dari proses administrasi, pemeriksaan kesehatan, hingga pelaksanaan bimbingan manasik haji, semuanya telah dipastikan sesuai dengan ketentuan yang berlaku," jelas Husna.
Mengingat kondisi cuaca ekstrem di Arab Saudi yang sulit diprediksi, Husna mengimbau agar para peserta haji disiplin mengikuti instruksi petugas kloter.
Kelancaran ibadah sangat bergantung pada kekompakan kelompok selama menjalankan rukun dan wajib haji.
Langkah kaki para jemaah haji yang meninggalkan halaman Masjid Agung hari ini diiringi tangis haru keluarga.
Penambahan kuota haji yang diperjuangkan pemerintah diharapkan menjadi awal yang baik bagi pelayanan haji di Kota Tasikmalaya yang lebih inklusif dan profesional di masa depan.***
Artikel Terkait
Tanpa Bantuan Jabar, Anggaran Kota Tasikmalaya Menyusut Jadi Rp1,4 Triliun
Penanganan Sampah di Kota Tasikmalaya Belum Maksimal, Sampah Lebaran Masih Menumpuk di Jalan Paseh
Dua SPPG di Kota Tasikmalaya Disetop, Masalah Sertifikat Laik Higiene Sanitasi dan Kualitas Air Mencuat
Penerapan Parkir Non Tunai, Cegah Kebocoran Pendapatan Parkir di Kota Tasikmalaya
Ungguli OPD Lain, Diskominfo Kota Tasikmalaya Juara Pertama Reformasi Birokrasi 2025
Jelang Muscab PPP Kota Tasikmalaya, Suhu Politik Internal Memanas