Yadi menekankan bahwa kebijakan mutasi tersebut sangat krusial untuk menjaga standar kemanusiaan di dalam sel. "Jika itu terjadi sangat tidak manusiawi dan berpotensi melanggar HAM buat napi itu sendiri," jelas Yadi.
Baca Juga: Bisnis kopi Makin Menjamur di Kota Tasik, Diky Chandra: Terbanyak di Jawa Barat
Adapun jumlah narapidana atau warga binaan yang paling banyak ujar Yadi, berasal dari Kabupaten Tasikmalaya dengan jumlah sekitar 280 narapidana atau sekitar 65 persen dari jumlah narapidana yang ada.
Sedangkan untuk kasus yang paling banyak yaitu kasus narkoba dan kriminal umum dan asusila.
"Kita akan tetap berkomunikasi dan berkoordinasi baik dengan pemerintah kota maupun kabupaten terkait relokasi warga binaan di Lapas kelas II B Tasikmalaya ini," ujarnya.***
Artikel Terkait
Penerapan Parkir Non Tunai, Cegah Kebocoran Pendapatan Parkir di Kota Tasikmalaya
Ungguli OPD Lain, Diskominfo Kota Tasikmalaya Juara Pertama Reformasi Birokrasi 2025
Jelang Muscab PPP Kota Tasikmalaya, Suhu Politik Internal Memanas
Lima Tahun Permatadora Konsisten Penuhi Kebutuhan Darah di Kota Tasikmalaya
Rekor Sejarah! Kuota Haji Kota Tasikmalaya 2026 Melonjak Dua Kali Lipat, Viman Alfarizi Lepas 1.348 Jemaah
Lepas 445 Jemaah Calon Haji Kloter 04 KJT Kota Tasikmalaya, Dicky Candra Pesankan Jaga Kesehatan di Tanah Suci