PATI, Mediapriangan.com - Suasana Desa Tlogosari, Kecamatan Tlogowungu, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, mendadak mencekam. Ratusan warga yang tersulut amarah mengepung kediaman pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo pada Sabtu, 2 Mei 2026.
Aksi demonstrasi ini merupakan buntut dari ditetapkannya sang oknum kiai Ponpes Ndholo Kusumo sebagai tersangka utama dalam skandal pencabulan Santriwati yang mencoreng dunia pendidikan agama di wilayah tersebut.
Tidak hanya masyarakat umum, kehadiran Shofi, seorang mantan pengikut setia pelaku, menjadi sorotan utama dalam aksi tersebut. Ia membeberkan sisi kelam di balik karisma palsu pelaku yang selama ini dianggap sebagai orang suci.
Baca Juga: Dugaan Pencabulan Siswi SD di Bandung, Oknum Driver Ojol Diamankan Polisi Usai Ajak Korban ke Kosan
Shofi menyebutkan bahwa doktrin pelaku telah mengikat para pengikut dan santri untuk patuh secara membabi buta, meski mereka harus kehilangan harta benda hingga harga diri.
"Menjadi korban dalam harta benda. Pada 2008 itu kerja gotong royong siang dan malam hari, nggak dibayar. Malah kalau punya uang, disetorkan sama dia," ungkap Shofi saat ditemui di sela aksi.
Shofi menambahkan bahwa dirinya bahkan pernah dipaksa membohongi orang tuanya agar uang pendidikan bisa dialihkan langsung ke kantong pribadi pelaku.
Baca Juga: Lapor Polisi, Keluarga Korban Pencabulan Mencari Keadilan
Praktik eksploitasi santri dan pengikut ini tidak berhenti di uang, namun juga menguras tenaga fisik secara brutal untuk pembangunan fasilitas pondok tanpa imbalan apa pun.
Shofi menjelaskan, pengaruh pelaku berpijak pada klaim kemampuan supranatural yang membuatnya diagungkan sebagai wali. Namun, di balik topeng religius tersebut, tersimpan perilaku menyimpang.
"Pelaku menyimpang ya paling salaman itu tadi. Istri saya juga begitu, dicium pipi kanan-kiri, jidat, dan bibir. Banyak santri yang dibegitukan, hampir semuanya," jelas Shofi dengan nada bergetar.
Ia menuturkan bahwa doktrin pelaku secara licik memanipulasi ajaran agama untuk melegalkan tindakannya kepada lawan jenis.
Artikel Terkait
Bos BGN Bongkar Fakta Pengadaan Motor Operasional MBG yang Viral di Media Sosial, Bukan 70 ribu unit! Tapi...
Viral WNA Italia Tampar Warga Denpasar, Konflik Suara Dapur Berujung Kekerasan dan Trauma
Aksi Viral Pria di Pati Robohkan Rumah dengan Alat Berat Akibat Kecewa Mantan Istri Terima Lamaran
Plesetan Kreatif Berujung Viral, Cerita di Balik Lapak Makan Murah Pakai Nama MBG dan Logo BGN di Jakarta Selatan
Teror Pemalakan di Warung Makan Bekasi Viral, Pelaku Lempar Ancaman Perusakan saat Permintaannya Ditolak
Update Jadwal Film Bioskop Tasik XXI Plaza Asia dan Transmart Hari Ini, Cek Jam Tayang Ghost In The Cell yang Viral!
Insiden Viral di Mojokerto, Anak Kecil Jadi Korban Pemukulan Pengendara Mobil Akibat Cekcok di Jalan Empunala
Viral WNA Timor Leste Sobek Uang Rp100 Ribu, Netizen Desak Sanksi Hukum Meski Amuku Sudah Minta Maaf
Suara Anak Polisi di Tengah Demo Kaltim, Orator Viral Redam Kericuhan Saat Protes Anggaran Mobil Dinas
Usai Viral Pamit ke Teman Sekelas, Muncul Jaminan Erwan Setiawan bagi Ihsan Siswa Putus Sekolah di Sumedang